Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Banjarmasin targetkan penurunan stunting hingga 14 persen

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Pemkot Banjarmasin targetkan penurunan stunting hingga 14 persen Doc: ANTARA/Hasan Z
Ket. Wakil Wali Kota Banjarmasin H Arifin Noor saat diseminasi hasil audit kasus stunting tahap I Kota Banjarmasin, Kamis.

Banjarmasin -- Pemerintah Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan mampu menurunkan angka stunting hingga menjadi 14 persen.

Wakil WaliKota Banjarmasin H Arifin Noormengaku optimistis target penurunan stunting hingga di angka 14 persen itu dapat dicapai dengan upaya yang lebih masif.

"Mudah-mudahan nanti setahun ke depan bisa sesuai target, yaitu 14 persen. Sekarang masih 26 persen, kita perlu berjuang kurang lebih 12 persen lagi," katanya saat diseminasihasil audit kasus stunting tahap I Kota Banjarmasin, Kamis.

Dia menjelaskan, hasil audit yang telah dilaporkan dapat menjadi perhatian seluruh pihak."Memang ada beberapa hal yang harus kita pertahankan, termasuk soal pemenuhan gizi (memberi makan kepada anak-anak)," ujarnya.

"Untuk itu, kita bersama-sama seluruh stakeholder dari dinas, ada dukcapil termasuk melibatkan dokter anak dan psikolog untuk bisa mendata, berjuang bersama menurunkan stunting secara terstruktur," tambahnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) M Helfianoormenuturkan, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut awal dari fenomena kasus yang ada, terutama soal peranan orang tua dalam pola asuh anak.

"Metode yang kita ambil kebanyakan dari kasus yang terjadi di masing-masing kelurahan. Lalu kita coba petakan baik itu faktor penyebab risiko, penyebab stuntingnya, dibantu oleh tim ahli yang berasal dari RS Sultan Suriansyah dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB)," terangnya.

Ia berharap hal ini dapat menjadi tolak ukur tim pencegahan dan penurunan stunting (TP2S) untuk melakukan intervensi. "Kita harap sedikitnya gambaran faktor-faktor risiko tadi bisa dijadikan bahan bagi teman-teman TP2S pada saat melaksanakan intervensi ketika di lapangan," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

21 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.