Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Ungkap 11 Kasus Narkotika Libatkan 13 Tersangka di Banyumas

📅 Selasa, 30 Jul 2024, 12:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Ungkap 11 Kasus Narkotika Libatkan 13 Tersangka di Banyumas Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo (dua dari kiri) menunjukkan barang bukti narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Aula Rekonfu Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (30/7/2024).

PURWOKERTO - Petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah, selama bulan Juli 2024 berhasil mengungkap 11 kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya yang melibatkan 13 tersangka.

Saat menggelar konferensi pers di Aula Rekonfu Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (30/7), Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Ari Wibowo mengatakan 11 kasus tersebut terdiri atas 2 kasus narkotika serta 9 kasus psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya.

"Sebelas kasus ini melibatkan 13 orang tersangka yang seluruhnya laki-laki dan berusia dewasa," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan barang bukti yang berhasil disita berupa sabu-sabu sebanyak lebih kurang 139,96 gram, ganja sebanyak lebih kurang 5,16 gram, psikotropika sebanyak 1.641 butir, dan obat-obatan terlarang lainnya sebanyak 2.428 butir.

Selain itu, kata dia, Satresnarkoba Polresta Banyumas juga menyita barang bukti berupa 1 unit kendaraan roda empat, 4 unit sepeda motor, 15 unit telepon seluler, dan uang tunai sebesar Rp440.000.

Menurut dia, para tersangka yang terlibat dalam kasus psikotropika bakal dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp100.000.000.

Sementara untuk tersangka kasus narkotika, lanjut dia, bakal dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dari hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba di Kabupaten Banyumas, Satresnarkoba Polresta Banyumas berhasil mengamankan barang bukti narkoba senilai Rp273.805.000," katanya.

Berdasarkan perhitungan dari perbandingan antara barang bukti yang diamankan tersebut dan potensi penyalahgunaan narkoba, kata dia, Satresnarkoba Polresta Banyumas telah berhasil menyelamatkan 4.814 warga Banyumas khususnya remaja dan anak-anak dari jeratan bahaya narkoba.

Terkait dengan hal itu, Kombes Ari mengimbau para orang tua untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas terutama penyalahgunaan narkoba karena generasi muda Indonesia sangat mudah untuk terpengaruh dengan hal-hal haram seperti mengonsumsi narkoba yang bisa didapatkan dengan mudah.

Selain itu, kata dia, senantiasa melakukan komunikasi yang baik dan kegiatan yang positif antara orang tua dan anak, berikan imbauan dan pemahaman tentang bahaya dan efek dari penyalahgunaan narkoba, serta tanamkan keberanian terhadap anak untuk menolak ajakan untuk mencoba dan menggunakan narkoba.

"Mari bersama-sama melaksanakan aksi nasional P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Banyumas," kata Kapolresta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.