Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Health Cities Summit 2024 Digelar di Sukabumi, Sejumlah Kepala Daerah Mulai Berdatangan

📅 Senin, 29 Jul 2024, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Health Cities Summit 2024 Digelar di Sukabumi, Sejumlah Kepala Daerah Mulai Berdatangan Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Sekda Pemkab Sukabumi Ade Somantri.

SUKABUMI - Sejumlah kepala daerah mulai berdatangan ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat untuk mengikuti kegiatan nasional Healthy Cities Summit (HCS) 2024 yang pelaksanaannya difokuskan di sekitar Pantai Palabuhanratu.

"Sudah ada 17 kepala daerah yang hadir, untuk jumlah peserta hingga saat ini mencapai 300 orang," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman di Sukabumi, Minggu (28/7).

Dia mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah peserta yang hadir masih terus bertambah hingga Senin (29/7) yang bertepatan dengan pembukaan HCSVI/2024 Kabupaten Sukabumi.

Namun demikian, target jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan HCS600 orang kemungkinan besar tidak tercapaikarena terdapat banyak kendala, salah satunya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga jumlah peserta yang hadir 300 orang.

Selain kepala daerah, kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah pejabat dari pemerintah pusat, seperti menteri kabinet maupun pejabat dari beberapa kementerian terkait lainnya yang diinformasikan akan hadir saat pembukaan HCS.

Para peserta yang datang akan melakukan melakukan berbagai pembahasan terkait dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, saling menukar informasi hingga mencari solusi yang tepat menangani berbagai permasalahan tentang kesehatan.

"Kegiatan ini merupakan forum jadi yang mengatur kedatangan para tamu undangan bukan Pemkab Sukabumi tetapi event organizer (EO). Mereka yang mengurus pendaftaran, biaya penginapan, materi, peningkatan HCS untuk kabupaten/kota dan lain sebagainya," katanya.

Ade mengatakan Kabupaten Sukabumi yang terpilih sebagai tuan rumah HCS tahun ini karena telah meraih penghargaan pada acara serupa yang diadakan di Semarang dan Tangerang.

HCS ini juga bukan hanya mempromosikan dari kesehatannya, tetapi dimanfaatkan untuk mempromosikan dunia pariwisata Kabupaten Sukabumi. Selain itu yang paling penting dari acara ini untuk mengenalkan RSUD Sekarwangi yang menjadi rujukan untuk penyakit jantung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.