Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes Sebut Makassar Investment Forum Jadi Peluang Investasi Jepang di Indonesia

📅 Senin, 29 Jul 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Sebut Makassar Investment Forum Jadi Peluang Investasi Jepang di Indonesia Doc: Antara/KBRI Tokyo
Ket. Makassar Investment Forum 2024.

Tokyo - Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi memastikan penyelenggaraan Makassar Investment Forum (MIF) 2024 dapat menjadi jembatan pertemuan pelaku usaha dalam negeri dengan investor asing termasuk Jepang.

Dubes dalam pernyataanya di Tokyo, Minggu, mengatakan pertemuan tersebut juga berpotensi dapat menghasilkan kerja sama investasi antara investor asing dengan pemangku kepentingan di daerah.

"Sebagai forum bisnis utama di Kota Makassar, MIF 2024 diharapkan dapat menghasilkan berbagai kontrak bisnis dan investasi antara investor asing dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," katanya.

Dia menambahkan melalui kegiatan seminar investasi,one-on-one business matching, promosi investasi melalui presentasi program, pameran mini, serta pendampingan studi pendahuluan (pre-feasibility study), diharapkan dapat membangun perspektif investor yang positif terhadap peluang investasi di daerah.

Forum tersebut dihadiri oleh Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Farulloh, Wali Kota Makassar Muh. Ramdhan Pomanto, dan sejumlah kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia.

Turut hadir perwakilan dari lima perusahaan di Jepang, di antaranya Oriental Consultant Global (OCG) dan Nippon Koei.

Dalam kesempatan tersebut, Heri menekankan kembali kepada delegasi Jepang agar dapat memanfaatkan MIF 2024 untuk melakukan penjajakan investasi di bidang infrastruktur, transportasi, perikanan, UMKM, logistik dan energi di wilayah Indonesia Timur khususnya Kota Makassar.

"Kami juga berterima kasih atas kehadiran para investor dari Jepang dalam forum ini, sebagaimana komunikasi yang telah dibangun sebelum pelaksanaan Bisnis Forum ini. KBRI Tokyo senantiasa mempromosikan peluang investasi di Indonesia, termasuk di Makassar dan Sulawesi," katanya.

Sebelumnya, Dubes Heri menghadiri pembukaan Festival F8 Makassar di Anjungan Pantai Losari, Makassar.

F8 merupakan singkatan darifashion, food, fiction writers and fonts, fine art, folks, fusion music, flora and fauna, dan film.

Pada kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menggabungkan delapan bidang seni kreatif tersebut dalam satu festival besar.

F8 Makassar dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara seperti Jepang, Australia, Italia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Para delegasi itu berkesempatan menghadiri jamuan makan malam di atas kapal pinisi yang berlayar sepanjang Pantai Losari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.