Pelindo Dukung Aksi Iklim dengan Melindungi Ekosistem Karbon Biru
Jumat, 26 Jul 2024, 08:21 WIBJAKARTA - Perusahaan milik negara Pelindo mendukung langkah-langkah mitigasi perubahan iklim Indonesia dengan melindungi ekosistem karbon biru.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pelindo, pemerintah, perusahaan, dan asosiasi tentang program rehabilitasi mangrove yang didukung oleh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Jakarta, Kamis (25/7).
Dalam keterangannya, Kepala Program CSR Pelindo, Febrianto Zenny Sulistyo mengatakan, Pelindo berkomitmen untuk berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim dan perlindungan lingkungan, khususnya terkait ekosistem karbon biru.
Rehabilitasi mangrove tidak hanya penting untuk menyerap karbon, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang berdampak langsung pada masyarakat pesisir, tegasnya.
Pada tahun 2021, Pelindo menjadi badan usaha milik negara (BUMN) pertama yang menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rehabilitasi mangrove dengan tiga kementerian.
"Semoga ini dapat menggugah lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi dalam upaya konservasi dan restorasi (mangrove) demi terwujudnya ekosistem karbon biru, sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya Kemitraan Aksi Karbon Biru Nasional," kata Sulistyo.
Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk mendukung Perjanjian Paris untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celsius dengan meningkatkan target kontribusi yang ditentukan secara nasional (NDC).
Dalam NDC yang diperbarui, Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon sebesar 31,89 persen melalui upaya sendiri dan 43,20 persen dengan dukungan internasional.
Indonesia memiliki ekosistem mangrove terluas di dunia, meliputi area seluas 3,31 juta hektar dan mencakup sekitar 20 persen dari total luas mangrove dunia.
Selain itu, ekosistem lamun Indonesia luasnya sekitar 1,8 juta hektar.
Hutan bakau dan lamun di Indonesia menyimpan 3,14 miliar metrik ton karbon, yang mencakup 17 persen karbon yang tersimpan dalam ekosistem pesisir bumi.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Perintahkan ke Seluruh Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Birokrasi
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
Polres Malang Tetapkan Empat Tersangka Pelaku Kekerasan Terhadap Wisatawan Surabaya di Pantai Wedi Awu
-
Blackout Sumatera Bongkar Rapuhnya Ketahanan Listrik Nasional
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Badan Pegal-pegal dan Otot Tak Seimbang? Ini 4 Kebiasaan yang Harus Anda Perbaiki
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.