Maroko Atasi Argentina di Laga Pembuka
Jumat, 26 Jul 2024, 06:57 WIBSAINT-ÃTIENNE - Kekacauan dan kebingungan terjadi ketika Maroko mengalahkan Argentina 2-1 dalam pertandingan pembukaan cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Paris 2024, Kamis (25/7) dini hari WIB.
Usai gol penyama kedudukan untuk Argentina dibatalkan di menit-menit terakhir, laga dimainkan di stadion kosong menyusul kerusuhan penonton. Argentina mengira berhasil menyelesaikan pertandingan Grup B di Saint-Etienne dengan hasil imbang 2-2 ketika Cristian Medina mencetak gol di menit ke-16 injury time.
Namun, saat para pemain Argentina merayakan gol tersebut, benda-benda seperti botol dan gelas plastik dilemparkan dari tribun. Beberapa penonton memasuki lapangan, tapi wasit segera meniup peluit. Tim meninggalkan area permainan, tetapi wasit belum meniup untuk menyelesaikan laga.
Hasil pertandingan benar-benar tidak jelas sampai tim akhirnya muncul kembali dua jam kemudian. Argentina dan Maroko memainkan laga tiga menit lagi di stadion yang kosong dari penonton. Gol Medina akhirnya dibatalkan karena offside setelah tinjauan VAR. Maroko bertahan untuk meraih tiga poin.
Itu awal yang tidak layak untuk pertandingan olahraga di Olimpiade Paris dan hasil yang buruk bagi Argentina. Pemain Argentina dicemooh saat muncul di lapangan, selama lagu kebangsaan berkumandang oleh kerumunan penonton yang sebagian besar mendukung Maroko.
Sambutan itu datang setelah para pemain Argentina terlihat dalam tayangan video melantunkan nyanyian rasis setelah kemenangan di Copa America baru-baru ini. "Ini adalah sirkus," keluh pelatih Argentina Javier Mascherano.
Tidak pernah pada titik mana pun mereka memberi tahu bahwa gol tidak valid. Ini bahkan tidak akan terjadi di turnamen kecil. Ini menyedihkan. Di luar semangat Olimpiade, pertandingan perlu berada di standar yang baik. "Saat ini, sayangnya tidak," sambungnya.
Argentina berharap memenangkan medali emas sepak bola putra untuk ketiga kalinya setelah sukses tahun 2004 dan 2008. Tetapi tim asuhan Mascherano tertinggal 2-0 setelah dua gol dari Soufiane Rahimi. Kapten Maroko, Achraf Hakimi, bek sayap Paris Saint-Germain, memberikan assist untuk Rahimi untuk gol pembuka di injury time babak pertama.
Juara bertahan Piala Afrika U-23 menggandakan keunggulan enam menit memasuki babak kedua dari titik penalti. Rahimi mencetak gol setelah Ilias Akhomach dijatuhkan di area terlarang. Mascherano, yang berperan penting dalam tim yang memenangkan emas di Athena dan Beijing, sempat berharap bisa membujuk Lionel Messi untuk tampil di antara tiga pemain berusia di atas 23 tahun yang diperbolehkan. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Norwegia dan Argentina Kuasai Puncak Grup I & J
-
Piala Dunia, Argentina Lawan Swiss Berlanjut ke Babak Tambahan Waktu
-
Jelang Laga Argentina Kontra Mesir: Bak David Versus Goliath, Ini Panggung Pembuktian The Pharaohs
-
Piala Dunia, Ndoye Menggetarkan Jala Argentina Menit 67, Posisi 1-1 . Pemain Swiss Embolo Dikartu Merah
-
Maroko Dampingi Brasil Melaju ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Haiti 4-2
-
Tanjung Verde Siapkan Kejutan, Tak Gentar Hadapi Juara Bertahan Piala Dunia Argentina
-
Argentina Vs Mesir: Argentina Unggul dan Menuju Babak 8 Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.