Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Woro Mustiko Dorong Perempuan Tidak Ragu Pakai Kebaya

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 19:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Woro Mustiko Dorong Perempuan Tidak Ragu Pakai Kebaya Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Penyanyi dan pendalang Woro Mustiko saat tampil dalam konferensi pers film pendek "Kebaya Kala Kini" di Jakarta, Selasa (23/7)

JAKARTA - Dalang perempuan dan penyanyi keroncong Woro Mustiko mendorong perempuan Indonesia untuk tidak ragu memakai kebaya sebagai busana sehari-hari karena bisa dipadukan dengan fashion yang lebih modern.

"Jujur aku senang kebaya mulai dikenakan untuk kegiatan sehari-hari dipadu padankan dengan modern, jeans, semoga ini bisa jadi inspirasi teman-teman yang ragu pakai kebaya," kata Woro dalam konferensi pers penayangan film pendek Kebaya Kala Kini di Jakarta, Selasa (23/7).

Woro mengatakan ia juga bangga kepada anak muda sekarang yang sudah menjadikan kebaya sebagai salah satu pakaian sehari-hari yang bisa di mix and match jadi pakaian yang bergaya.

Sebagai seniman dalang, Woro tentunya sudah sangat akrab dengan kebaya, yang ia sebut sebagai pusaka yang harus ia kenakan ketika mendalang. Dibesarkan dari keluarga seniman yang turun temurun membuat Woro melihat kebaya sebagai pakaian yang bisa membuatnya bertransformasi dari seorang yang ceria jadi lebih anggun dan berwibawa.

"Pakai kebaya itu jadi transformasi dari Woro yang biasa ketika pakai kebaya nggak bisa neko-neko, karena memang dari dulu doktrinnya ketika pakai kebaya sangat lekat harus rapi, proper, duduk harus benar tata kramanya, jadi ke bawa ketika aku pake kebaya harus sakral, agung, jejeg," ucap penyanyi kelahiran tahun 2002 ini.

Namun ia sempat mengalami rasa tidak percaya diri saat mengenakan kebaya di tengah anak seumurannya yang memilih pakaian modern. Saat ia bergabung dengan Erwin Gutawa, Woro menceritakan tidak percaya diri dengan identitasnya sebagai anak Jawa yang medok dan berpenampilan dengan kebaya.

Namun seiring waktu ia melihat bahwa kebaya bisa sangat fleksibel dan masih relevan hingga saat ini dan tidak melulu harus terlihat kuno.

"Aku merasa beda sendiri, bisanya bahasa Jawa, ngomong medok dan udah di stylist pakai kebaya sendiri yang lain modern, dan ketika sekarang ternyata kebaya sangat luwes dan fleksibel dan sangat relevan di masa mendatang," kata dia.

Maka itu Woro merasa tetap bangga membawa kebaya setiap kali ia tampil dan tidak ragu untuk memakai kebaya dan dengan identitasnya sebagai keturunan Jawa.

Ia juga memiliki beberapa model kebaya favoritnya, yaitu kutubaru dan kebaya kartini, selain itu juga kebaya janggan yang ia lihat dari desain penata busana Hagai Pakan. Ia juga kerap memakai kebaya janggan saat mendalang dengan model yang lebih panjang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.