Tim SAR Gabungan Cari Kapal Pengangkut BTS di Sekitar Perairan Asmat
Senin, 22 Jul 2024, 15:55 WIBJayapura -- Tim SAR bersama TNI AL dikerahkan mencari kapal jenis landingship tank(LCT) Cita XX yang hilang kontak di sekitar perairan Asmat.
Kapal dengan 12 anak buah kapal (ABK) itu membawa bahan pembangunan BTS di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, namun saat berada di perairan Asmat kapal tersebut hilang kontak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna dalam keterangan tertulisnya, Senin mengatakan, kapal dengan nakhoda Junaidi dilaporkan berangkat dari Timikapada Senin (15/7) dan dijadwalkan tiba di Lokpon, Kabupaten Yahukimo, Kamis (18/7) namun kapal tersebut belum tiba hingga kini.
Pada Jumat (19/7) lalu pihaknya mendapat laporan terkait kapal bermuatan BTS dengan membawa 12 ABK hilang kontak dalam perjalanan dari Timika ke Lokpon, Kabupaten Yahukimo.
Pencarian kemudian dilakukan termasuk mengerahkan kapal Patroli Keamanan Laut Yapero milik TNI AL dengan melakukan penyisiran ke jalur tengah laut.
"Sedangkan tim dari Asmat menggunakan RIB Basarnas melakukan penyisiran ke daerah perairan dangkal," kata Wayan Suyatna.
Dia menambahkan, adapun nama-nama ABK kapal LCT Cita XX yang dinakhodai Junaidi, yaitu Dedi Irawan(mualim), M Arif Efendi, Haikal, Rusli, Agiera,Nimrot,Lukman Hakim, Samsudin, Asmoro, Suherman dan Alhakim.
"Hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan kapal tersebut sehingga pencarian akan dilanjutkan Selasa (23/7)," Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Gempa Venezuela: Peru Putuskan Kirim Belasan Ton Bantuan
-
Antisipasi Kebakaran di TPA Rawa Kucing, DLH Kota Tangerang Siagakan Toren Air.
-
Konser Akbar Digelar di Monas, 13 Kereta Api Keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
-
Satu Wisatawan Korban Terseret Ombak Pantai Payangan Ditemukan
-
Tim SAR evakuasi korban tenggelam di Pulau Kelor
-
Kebakaran Hutan Fontainebleau Prancis, Transportasi Menuju Paris Terganggu
-
100 Tahun Jam Gadang, Bukittinggi Perkuat Identitas Budaya dan Jejak Sejarah dengan Belanda.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.