Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbau Pelajar Agar Hindari Tawuran

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imbau Pelajar Agar Hindari Tawuran Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wakil Wali Kota Jaktim Iin Mutmainah saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman Ideologi Bangsa dalam rangka membangun karakter anak bangsa yang berjiwa Pancasila, di Kantor Wali Kota Jaktim, Rabu (17/7).

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengingatkan kepada para pelajar agar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menghindari tawuran sesama pelajar.

"Dalam Pancasila, Sila Ketiga memiliki arti luas agar dipahami agar para pelajar di sekolah tetap bersatu dan saling menjaga satu dengan yang lainnya, sehingga terhindar aksi tawuran dan konflik kepentingan lainnya," kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim) Iin Mutmainah.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman Ideologi Bangsa dalam rangka membangun karakter anak bangsa yang berjiwa Pancasila di Kantor Wali Kota Jaktim, Rabu (17/7).

Menurut dia, kegiatan yang diinisiasi Suku Badan (Suban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Timur itu diharapkan dapat diimplementasikan kepada seluruh pelajar tentang pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara.

Sehingga, kata dia, ideologi Pancasila bisa tertanam dengan baik di dalam diri agar perilaku dan pemikiran negatif dapat dijauhkan dari generasi muda.

"Ini penting bagi generasi milenial dan generasi Z karena mereka yang akan menjadi pemimpin pada saat Indonesia emas di 2045," kata Iin di hadapan 100 pelajar SMA/SMK dan MA.

Dia pun meyakini bahwa generasi muda di Jakarta Timur ke depannya dapat menjalankan dan menerjemahkan Pancasila sebagai "agent of change" di lingkungannya sebagai pedoman bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Seperti halnya telah dicontohkan oleh leluhur dan para pemimpin bangsa.

Iin pun meminta agar seluruh pelajar di Jakarta Timur dapat memahami nilai-nilai luhur Pancasila dalam realitas kondisi masyarakat.

"Ini penting sebagai solusi atau jalan keluar untuk menghadapi segala macam tantangan yang dihadapi dalam segala situasi, termasuk di era globalisasi seperti sekarang ini," ujarnya.

Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur Handoko Murhestriarso menjelaskan, pendidikan Pancasila sangat penting bagi generasi muda.

"Tidak hanya untuk mengajarkan anak-anak muda, kegiatan ini juga untuk membuat anak muda patuh dan taat kepada negara, tetapi juga untuk mengajarkan toleransi dan kemandirian generasi muda lainnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.