Suku Terasing Asli Terbesar di Dunia Terlihat Meninggalkan Amazon Peru

Kamis, 18 Jul 2024, 16:21 WIB

KOLOMBIA - Organisasi Survival International pada Rabu (17/7) menerbitkan gambar-gambar langka dari suku terasing asli terbesar yang menghindari komunikasi dengan masyarakat luar bernama Mascho Piro terlihat meninggalkan Amazon Peru.

Organisasi di bidang hak asasi manusia yang bekerja dengan masyarakat adat itu mengatakan Mashco Piro difoto pada akhir Juni di tepi sungai dekat perbatasan dengan Brasil.

Ket. Foto: Ilustrasi - Keanekaragaman hutan Amazon dilihat dari atas, merupakan kanopi hutan tropis. — Sumber: ANTARA/Shutterstock

Pada gambar itu terlihat lebih dari 50 orang suku tersebut meninggalkan hutan hujan Amazon Peru dalam beberapa pekan terakhir untuk mencari makanan dan tampaknya menjauh dari semakin banyaknya perusahaan penebangan kayu, menurut organisasi adat setempat FENAMAD.

"Ini adalah bukti yang tak terbantahkan bahwa banyak Mashco Piro tinggal di kawasan ini yang tidak hanya gagal dilindungi oleh pemerintah tetapi juga dijual kepada perusahaan penebangan kayu," kata presiden FENAMAD, Alfredo Vargas Pio.

Survival International menyampaikan bahwa salah satu konsesi terbesar yang beroperasi di wilayah tersebut adalah perusahaan penebangan kayu bernama Maderera Canales Tahuamanu SAC. Perusahaan tersebut telah membangun jalan sepanjang lebih dari 120 mil (193 kilometer) untuk truk penebang kayu untuk mengambil kayu.

Kehadiran pekerja Maderera Canales Tahuamanu merupakan ancaman bagi kelangsungan hidup masyarakat Mashco Piro bukan hanya karena kemungkinan terjadinya bentrokan dengan suku tersebut, namun juga karena penebang dapat membawa penyakit yang dapat mematikan bagi masyarakat adat.

Suku Mashco Piro yang mendiami kawasan yang terletak di antara dua cagar alam di Madre de Dios di tenggara Peru, tidak berkomunikasi dengan dunia luar.

Suku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 750 orang itu mengungsi di daerah terpencil di hutan untuk menghindari eksploitasi selama peristiwarubber boompada awal abad ke-19. Sejak saat itu, mereka terpaksa mengungsi karena adanya penyelundup narkoba dan pembalak liar di wilayah mereka.

Pada tahun 2002, pemerintah Peru menciptakan Cagar Teritorial Madre de Dios untuk melindungi hutan hujan milik suku tersebut, namun hanya mencakup sebagian wilayah Mashco Piro. Pemerintah Peru telah memberikan konsesi lahan untuk penebangan kayu mahoni dan kayu keras lainnya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.