Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasaman Barat Miliki Destinasi Wisata Andalan Pantai Barat Khatulistiwa yang Terus Dikembangkan

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasaman Barat Miliki Destinasi Wisata Andalan Pantai Barat Khatulistiwa yang Terus Dikembangkan Doc: Antara/Altas Maulana
Ket. Hamparan pasir dan deretan pohon maahoni di objek wisata Pantai Sasak Pohon Seribu yang menjadi andalan wisata pantai di Kabupaten Pasaman Barat.

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memiliki wisata andalan destinasi pantai barat khatulistiwa yang terus dikembangkan dan dibenahi dalam upaya meningkatkan kunjungan dan pendapatan asli daerah dari sektor itu.

"Pembenahan sarana prasarana secara bertahap terus dilakukan serta pelatihan peningkatan sadar wisata melalui kelompok sadar wisata yang ada," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Selasa.

Menurutnya destinasi pantai barat khatulistiwa itu meliputi wisata pantai mulai dari Katiagan, Mandiangin, Muaro Bingung Kinali, Pantai Sasak, Pantai Maligi, Sikilang, Sikabau dan Pantai Air Bangis.

Pantai Air Bangis itu berada di Kecamatan Sungai Beremas yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Ibu Kota Pasaman Barat, Simpang Empat.

Selain bisa menikmati keindahan pantai Air Bangis, di lokasi itu juga menawarkan pusat kerajinan ibu-ibu berupa sulaman "bonang omeh" (benang emas, pengolahan ikan asin dan kerajinan batik di Deda Baru.

Lalu Pantai Sasak dengan pilihan pohon seribu dan Pantai Indah Maligi dengan hamparan pasir putih.

Lokasi itu berada di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia yang berjarak sekitar 20 kilometer lebih dari Simpang Empat.

Pantai ini selalu padat dikunjungi masyarakat setiap hari libur. Objek wisata Pohon Seribu menjadi lokasi andalan Pasaman Barat saat ini karena selalu ramai dikunjungi dengan hamparan pohon mahoni di tepi pantai yang indah.

Di lokasi ini juga bisa menikmati wisata kuliner dengan ciri khasnya gulai sabo dan "panggang" (bakar) ikan sobam. Begitu juga di Pantai Indah Maligi dengan kuliner "randang" (rendang) lokan.

Dengan pantai yang asri, landai dan hamparan pohon kelapa dan rumput menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung potensi objek wisata pantai.

Pantai indah Maligi memiliki potensi wisata yang indah dan kawasan konservasi lingkungan dan konservasi penyu.

Ia menyebutkan pembangunan objek wisata di Pasaman Barat diperlukan kerja dan komitmen berbagai pihak.

Apalagi, kata dia, objek wisata yang ada masih kesulitan infrastruktur karena umumnya jalan menuju objek wisata masih belum layak.

"Untuk itu diperlukan kerja sama membangun sebuah objek wisata. Mulai dari jalan, sarana prasarana dan SDMnya," harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.