BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Perlindungan Sosial untuk Nelayan Kepri

Rabu, 17 Jul 2024, 21:09 WIB

Batam - Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan menargetkan perlindungan sosial untuk pekerja rentan seperti nelayan dan petani di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau Eko Yuyulianda di Batam, Rabu, menyebut ada 34.000 nelayan di Provinsi Kepri yang terlindungi jaminan sosial.

Ket. Foto: Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau Eko Yuyulianda memberikan keterangan pers di Batam, Rabu (17/7/2024). — Sumber: ANTARA/Laily Rahmawaty

"Iya ada 34 ribu nelayan yang dibiayai oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta pemerintah kota," kata Eko.

Dia menjelaskan, dari 100 ribu hingga 200 ribu nelayan di Kepri, sebanyak 34.000 nelayan yang sudah terlindungi jaminan sosial yang dibiayai oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Menurut dia, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemprov Kepri beserta pemerintah kabupaten dan kota untuk memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan.

"Intinya adalah itikad yang luar biasa dari pemerintah daerah yang sudah menyadari bahwa program BPJS Ketenagakerjaan ini salah satu yang sangat penting, sehingga Pemprov Kepri bekerja sama dengan pemerintah kota dan kabupaten untuk melindungi kurang lebih 34 nelayan," katanya.

Program perlindungan sosial bagi nelayan ini, kata dia, dibiayai oleh Pemprov Kepri sebesar 50 persen dan 50 persen laginya dibayarkan oleh pemerintah kota/kabupaten masing-masing.

BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong agar perlindungan bagi pekerja rentan seperti nelayan dan petani terus ditingkatkan hingga seluruhnya masuk dalam program perlindungan.

"Target kami seluruh nelayan yang ada, jadi memang saat ini sudah bekerja sama mudah-mudahan di APBD tahun-tahun berikutnya jumlah anggaran yang dialokasikan untuk membiayai pekerja-pekerja rentan semakin meningkat," katanya.

Untuk nelayan ini ada dua jenis perlindungan yang diberikan, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua.

Menurut Eko, salah satu tantangan untuk melindungi seluruh nelayan tersebut, dikarenakan belum semua nelayan teredukasi tentang pentingnya jaminan ketenagakerjaan tersebut, selain itu posisi nelayan tersebut yang tersebar di sejumlah daerah.

"Untuk meningkatkan perlindungan kepada nelayan dan petani ini, kami butuh partner, butuh mitra sama insan media yang mensosialisasikan ini, karena memang posisinya itu ada yang di pulau ada yang di daratan tersebar di beberapa daerah Provinsi Kepri," ujar Eko.

Program perlindungan bagi nelayan ini, dirasakan oleh sejumlah keluarga nelayan yang suaminya meninggal tenggelam dan kecelakaan kapal. Ahli waris dapat menerima jaminan kecelakaan kerja dengan jumlah yang cukup besar.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.