Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Posko Edukasi Bahaya Narkoba Kali Pasir

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Posko Edukasi Bahaya Narkoba Kali Pasir Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro (tengah) bersama Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Iver Son Manossoh di Wilayah Kali Pasir, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

JAKARTA - Peredaran narkoba sudah masuk ke relung-relung kehidupan sampai pelosok. Dia mengintip setiap orang. Tiap hari bandar ditangkap juga tak menyurutkan peredrannya.

Untuk itu, polisi mendirikan posko edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba di kawasan Kali Pasir, Jakarta Pusat yang kerap dipakai sebagai lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Posko itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta sosialisasi terkait bahaya penggunaan dan penyalahgunaan narkotika," jelas

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di wilayah Kali Pasir, Jakarta Pusat, Senin.

Dia berharap bahwa kawasan Kali Pasir ini tidak lagi menjadi zona merah dan masyarakat dapat lebih waspada terhadap bahaya narkotika. Sebelumnya Polres Metro Jakarta Pusat bersama 350 personel gabungan TNI dan Polri melakukan operasi skala besar di Kali Pasir. Aparat berhasil menangkap 26 pengedar dan pengguna narkoba.

Susatyo menyebut kondisi peredaran narkoba kawasan Kali Pasir sudah sangat mengkhawatirkan karena sudah menyasar anak-anak dan pelajar.dan Lebih lanjut, Susatyo menyebut wilayah Kali Pasir pernah menjadi tempat rawan narkoba pada tahun 2012-2013.

Tahun 2013 Kali Pasir ini juga pernah dikunjungi Bapak Joko Widodo yang saat itu menjabat Gubernur Jakarta. Beberapa WC umum ketika itu dihancurkan warga karena memang kerap dipakai sebagai tempat untuk menggunakan narkotika. "Setelah itu sempat agak menurun. Namun sekarang ini meledak lagi," jelas Susatyo.

Apalagi, Polisi mengungkap modus operasi pengedar dalam mengedarkan narkoba di dalam popok bayi. Hal ini ditanyakan Susatyo kepada salah satu tersangka soal barang bukti popok bayi tersebut. "Ini ada yang cukup menarik. Ada popok bayi buat apa ini? Kamu simpan di sini? Di bungkus dalam sini? Kemasan masuk popok bayi?" tanya Susatyo kepada tersangka. "Iya pak," jawab tersangka.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Iver Son Manossoh bersama timnya berhasil menyita barang bukti berupa satu kilogram sabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.