Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Tomang Barat Bebas Residu

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Tomang Barat Bebas Residu Doc: ANTARA/HO-Humas Bapanas
Ket. Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti beriteraksi dengan pedagang Pasar Tomang, di Jakarta Barat.

JAKARTA - Bahan-bahan makanan dan sayuran yang dijual di Pasar Tomang Barat dinyatakan bebas residu pestisida. "Dari pengambilan uji sampling didapati kondisi pangan segar di Pasar Tomang Barat terjamin aman dari residu pestisida dan cemaran zat-zat berbahaya lainnya," kata Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti.

Sri sudah melakukan uji sampel keamanan pangan di Pasar Tomang Barat. "Dari pangan segar yang kita uji seluruhnya dinyatakan aman untuk diedarkan dan dikonsumsi masyarakat," ujarnya. Dia menyebutkan, uji formalin dan organophosphate carbanate test dilakukan terhadap beberapa komoditas pangan segar yang ada di kios pedagang pasar antara lain cabai, bawang, wortel, tomat, ayam, dan ikan.

Menurutnya, pedagang pasar menyambut baik upaya itu dan berharap hasilnya juga bisa dilaporkan secara rutin guna menjaga kualitas barang dagangannya. "nilah yang kita harapkan, berupaya agar dengan harga pangan di kaki lima di pasar tradisional tapi bisa mendapatkan kualitas bintang lima untuk pangan segar yang beredar bagi masyarakat," jelas Sri.

Ia menuturkan, pengawasan keamanan pangan segar yang menjadi salah satu tugas dan fungsi Bapanas merupakan upaya pemerintah untuk menjamin keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan, hewan, dan ikan. Tujuannya guna mencegah timbulnya penyakit degeneratif dan mengganggu kesehatan.

"Upaya ini dilakukan secara rutin bersamaan dengan monitoring pasokan dan harga pangan di berbagai daerah sesuai instruksi Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi," ujarnya.

Bapanas juga mengapresiasi peran Pemprov Jakarta dalam pelaksanaan pengawasan keamanan pangan segar dan pembinaan pedagang pasar melalui Pos Pantau Pasar Pangan Segar Aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.