Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Founder Taman Safari Indonesia Beri Mata Kuliah Konservasi dan Tantangan Iklim untuk Mahasiswa IPB

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 16:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Founder Taman Safari Indonesia Beri Mata Kuliah Konservasi dan Tantangan Iklim untuk Mahasiswa IPB Doc: Dok. Taman Safari Bogor

Founder Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, memberi mata kuliah umum di bidang konservasi dan tantangan iklim global kepada mahasiswa dan mahasiswi IPB University. Perkuliahan dilakukan di Aula Utama Safari ResortTaman Safari Bogor, Selasa (16/7/2024).

Kuliah umum ini diberikan kepada sedikitnya 24 mahasiswa IPB University dari berbagai fakultas di antaranya Fakultas Kehutanan, Fakultas MIPA dan Fakultas Kedokteran Hewan.

"Kami sangat mengapresiasi dan terinspirasi dengan apa yang sudah dilakukan Pak Jansen sertaTaman Safari Indonesiadalam bidang konservasi satwa dan alam. Kami juga meminta nasihat serta saran kepada Beliau terkait praktik konservasi untuk perbaikan iklim di Indonesia ke depan," ungkap Kepala Pusat Studi Primata IPB University, Dr. drh. Huda Shalahudin Darusman, M.Si, usai mengikuti kuliah umum, Selasa (16/7/2024.

Huda mengatakan, kerja sama antara Taman Safari Indonesia dengan IPB University sejauh ini berjalan dengan baik, khususnya di bidang riset satwa, studi ilmiah untuk keperluan jurnal civitas hingga praktik lapangan mahasiswa Ilmu Kedokteran Hewan di Taman Safari Bogor.

"Kami berharap Pak Jansen dan TSI terus konsisten dan komitmen memberi banyak ilmunya kepada mahasiswa kami. Konservasi dan tantangan iklim global menjadi persoalan serius yang terus dikaji bersama, khususnya Lembaga konservasi dengan civitas kampus. Keberadaan rumah sakit satwa di TSI yang menjadi rumkit satwa terbesar di ASEAN tentu menjadi hal yang menarik bagi kami di civitas kampus," ungkap Huda.

Sementara itu, FounderTaman Safari Indonesia, Jansen Manansang menegaskan komitmen Taman Safari Indonesia untuk terus mengawal isu-isu konservasi dan perbaikan iklim di Tengah pemanasan global karena sebagai salah satu lembaga konservasi terbesar di Indonesia memiliki tanggungjawab moral tersendiri.

"Kami berharap mahasiswa-mahasiswi di IPB University ini bisa terus berkiprah memberikan ilmu dan kemampuan praktiknya di dunia konservasi. Bekal teori dan praktik selama kuliah akan membantu adik-adik mahasiswa ini berkarir di dunia keprofesian ke depan," ungkap Jansen.

Jansen juga mengaku senang dan bangga karena minat mahasiswa IPB untuk membantu program konservasi satwa begitu besar.

"Kami ajak mereka journey berkeliling melihat satwa-satwa kebanggaan seluruh Dunia. Kami kenalkan bagaimana TSI ini terus eksis dan berkomitmen menjaga kelestarian alam. Kami terbuka dengan riset dan penelitian yang ada," tandasnya.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.