Paus Promosikan Dialog Antarbudaya dan Antaragama dalam Lawatan ke Asia

Senin, 15 Jul 2024, 00:00 WIB

SINGAPURA - Uskup Paul Desmond Tighe, salah satu pejabat kunci yang mengawasi urusan kebudayaan di Vatikan, baru-baru ini mengatakan Paus Fransiskus telah lama ingin mengunjungi Asia dan akan berusaha untuk mempromosikan dialog antarbudaya dan antaragama selama kunjungannya mendatang.

Dikutip dari The Straits Times, Paus Fransiskus dijadwalkan mengunjungi Indonesia, Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura dari tanggal 2 hingga 13 September. Menurut jadwal, dia akan bertemu dengan para kepala negara, kelompok pemuda, pendeta Katolik setempat, para misionaris dan umat paroki sambil memimpin empat misa publik di stadion-stadion di Jakarta, Port Moresby, Dili, dan Singapura.

Ket. Foto: Paus Fransiskus memberkati umat dari jendela Istana Apostolik yang menghadap Lapangan Santo Petrus di Vatikan, Minggu (14/7), saat Doa Angelus mingguan. Paus Fransiskus dijadwalkan mengunjungi Indonesia, Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura dari tanggal 2 hingga 13 September. — Sumber: AFP/ANDREAS SOLARO

"Saya pikir dia selalu terpesona dengan Asia, dan ingin menghabiskan waktu di sana. Ini adalah bentuk dukungan bagi gereja lokal dan negara setempat serta untuk belajar dari mereka," tambah Uskup Tighe.

Di Jakarta, Paus Fransiskus akan mengadakan pertemuan lintas agama di Masjid Istiqlal dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Lebih dari 3 persen dari hampir 280 juta penduduk Indonesia beragama Katolik.

"Ia juga tertarik dengan masa depan gereja. Terkadang (ketika) kita memikirkan gereja dan model Gereja kita, kita memikirkan model Barat," kata Uskup Tighe.

"Namun, agama Kristen telah berkembang pesat di komunitas-komunitas yang lebih kecil di Asia dan ini merupakan sebuah pemodelan cara tertentu dalam menjadi seorang Kristen (yang) juga memperhatikan budaya-budaya lain," tambahnya.

Perjalanan Simbolis

Perjalanan Fransiskus ke luar negeri akan menjadi yang pertama sejak kunjungan dua hari ke Marseille di Prancis pada September 2023, dan akan menjadi perjalanan terlama yang pernah dilakukannya di luar Roma dalam 11 tahun masa kepausannya. Paus Fransiskus akan berusia 88 tahun pada Desember 2024.

Kesehatannya yang buruk memaksanya untuk tidak hadir dalam beberapa acara, termasuk perjalanan ke Konferensi Perubahan Iklim PBB COP28 di Dubai pada bulan November 2023. Dalam beberapa tahun terakhir, ia terkadang terlihat di depan umum menggunakan kursi roda atau tongkat.

"Ini adalah perjalanan yang ambisius bagi seorang pria seusianya. Namun, ini secara simbolis penting baginya," kata Uskup Tighe.

Paus sering merasa bahwa banyak orang datang ke Roma untuk menemuinya, namun ia ingin menunjukkan rasa hormat terhadap budaya dan tradisi mereka dengan mengunjungi dan melihat berbagai belahan dunia.

Paus Fransiskus akan berada di Indonesia dari tanggal 3 sampai 6 September, Papua Nugini dari tanggal 6 sampai 9 September, dan Timor-Leste dari tanggal 9 sampai 11 September.

Perjalanannya ke Singapura dari tanggal 11 hingga 13 September dijadwalkan mencakup kunjungan ke St Theresa's Home dan Catholic Junior College.

Paus Fransiskus telah mengunjungi beberapa negara di Asia pada tahun-tahun sebelumnya. Negara-negara tersebut termasuk Korea Selatan pada tahun 2014, diikuti oleh Sri Lanka dan Filipina pada tahun 2015.

Dua tahun kemudian, ia pergi ke Myanmar dan Bangladesh, dan pada tahun 2019, ia pergi ke Thailand dan Jepang. Kazakhstan masuk dalam rencana perjalanannya pada tahun 2022, dan Mongolia pada tahun 2023.

Redaktur: andes

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.