Kabar Gembira, Ribuan Non-ASN di Kaltim Berpeluang Jadi PPPK dan PNS pada 2024

Selasa, 02 Jul 2024, 10:36 WIB

SAMARINDA -Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur memberikan peluang bagi ribuan pegawai honorer di lingkungan pemerintah provinsi untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun 2024.

Ket. Foto: Ilustrasi patung ASN di Kantor BKD Kaltim, Samarinda. — Sumber: ANTARA/Ahmad Rifandi
Analis SDM Aparatur Muda BKD Kaltim Reza Febrianto di Samarinda, Selasa (2/7), menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan BKN Regional VIII Banjarbaru untuk mengadakan simulasi computer assisted test (CAT) BKN agar pegawai non-ASN lebih siap saat ujian seleksi.

Rezamengemukakan bahwa simulasi itu untuk mengenalkan sistem CAT BKN kepada tenaga non-ASN, khususnya yang bekerja di lapangan seperti perkebunan, kehutanan, pertanian, dan pengawasan.

"Banyak di antara mereka yang belum familier dengan komputer atau laptop. Simulasi ini juga sebagai tes uji kesiapan mereka untuk mengikuti seleksi PPPK," katanya.

Menurut dia, mereka antusias mendaftar simulasi CAT BKN pada tanggal 10-11 Juli 2024 di Samarinda. Terlihat 2 hari pembukaan pendaftaran simulasi CAT, terpenuhi 1.000 kuota.

Ia mengatakan bahwa BKD Kaltim telah mengusulkan sebanyak 9.456 formasi untuk PPPK dan CPNS pada tahun 2024. Hal ini telah disetujui Menteri PANRB.

Dijelaskan pula bahwa jumlah tersebut didasarkan pada kebutuhan perangkat daerah untuk alokasikan formasi sesuai dengan kebutuhan. Dari jumlah tersebut, 261 formasi dialokasikan untuk CPNS dan sisanya untuk PPPK.

Perincian alokasi CASN pada tahun ini adalah 5.291 formasi teknis, 2.469 formasi guru, dan1.255 formasi kesehatan. Untuk pegawai non-ASN di lingkungan Pemprov Kaltim, saat ini7.808 orang.

"Dengan begitu, besar kemungkinan seluruh pegawai non-ASN di lingkungan Pemprov Kaltim menjadi ASN pada tahun 2024," kata Reza.


Analis SDM Aparatur Muda BKD Kaltim ini berharap formasi ini dapat membantu mengatasi kekurangan guru dan tenaga kesehatan di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) di provinsi ini.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.