• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Muhadjir: Kasih Sayang Kun...

Muhadjir: Kasih Sayang Kunci Bangun Keluarga Tangguh

Senin, 01 Jul 2024, 13:21 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa kasih sayang adalah kunci membangun keluarga yang tangguh.

"Tanpa kasih dan sayang di dalam keluarga, tidak mungkin akan terbangun keluarga yang kokoh," kata Muhadjir dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (29/6).

Ket. Foto: — Sumber: kemenkopmk.go.id

Hal tersebut disampaikan Menko PMK mewakili Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Menko PMK, perempuan juga berperan besar menentukan nasib bangsa Indonesia, sehingga intervensi kepada remaja putri juga sangat diperlukan untuk menciptakan keluarga yang berkualitas.

"Kita sudah menemukan polanya di dalam penanganan keluarga. Pertama-tama, yang kita perhatikan adalah remaja putri. Remaja putri harus disiapkan betul, kondisinya harus betul-betul sehat, karena mereka yang akan menentukan masa depan Indonesia," ujar dia.

Untuk itu, menurut Menko PMK, remaja putri sudah harus rajin dicek kesehatannya sejak dini, tidak boleh mengalami anemia atau kekurangan darah berkepanjangan (anemia kronis), karena akan berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi mereka.

"Kalau kondisi rahim perempuan tidak sehat, peluang untuk melahirkan generasi tidak sehat sangat besar, termasuk generasistunting," ucap Muhadjir.

Menko PMK juga menekankan pentingnya pemberian tablet tambah darah yang sesuai dengan kondisi tubuh remaja putri Indonesia.

"Saya sudah berkali-kali usul, minta ke pak Menteri Kesehatan, tolong pil penambah darah itu yang betul-betul akrab dengan lidah remaja putri, karena di beberapa kasus, saya sering mengecek diberi pil diterima, tapi dibuang karena tidak akrab lidahnya," tutur dia.

Selain itu, Muhadjir juga mengapresiasi intervensi serentak pengukuran dan penimbangan di seluruh pos pelayanan terpadu (posyandu) dalam rangka percepatan penurunanstuntingyang sudah hampir mencapai target.

"Alhamdulillahtarget 95 persen balita seluruh Indonesia yang diukur, ditimbang, dan diintervensistuntingbisa dilaksanakan dengan baik, tinggal nanti kita akan melihat triangulasi data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dengan hasil pengukuran ini seperti apa," kata dia.

Menko PMKjuga berpesan agar sensus bayi dilakukan dengan kriteria yang sudah terstandar oleh tenaga yang terdidik dan terlatih, agar tingkat akurasi dari sensus bisa lebih baik dari survei.

Meski akan tetap ada kesalahan, menurutnya, sensus dengan 95 persen lebih balita yang jumlahnya hampir 18 juta di Indonesia dapat menggambarkan kondisi sesungguhnya balita di Indonesia, sehingga dapat dilakukan intervensi yang tepat.

"Karena dalam sensus, sudahby name by address(berdasarkan nama dan alamat), siapa bapak dan ibunya, tinggal di mana, kondisinya bagaimana jelas, sehingga kita bisa minta ke pemerintah daerah untuk menangani," ujar dia.

Menko Muhadjir juga berharap, di tahun 2024 prevalensistuntingdi Indonesia bisa berada di bawah 20 persen sesuai ketentuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs."Jadi, kita menargetkan tahun 2025stuntingkita sudah di bawah 20 persen," tutur dia.Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.