Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswi Ini Raih Sarjana Sembari Berkarir Merawat Lansia di Jepang

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 20:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswi Ini Raih Sarjana Sembari Berkarir Merawat Lansia di Jepang Doc: ANTARA/HO/Dok Pribadi
Ket. Arsip - Reka Desiana, alumnus Muhammadiyah Mahakarya (UMMAH) di Bireuen, Aceh yang kini berkarier sebagai perawat di Jepang sembari menyelesaikan sarjana di kampusnya.

Banda Aceh - Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mahakarya (UMMAH) Bireuen, Aceh, Reka Desiana, sukses meraih gelar sarjana (S-1) Ilmu Keperawatansembari meniti karir sebagai perawat lansia (careworker) di Jepang.

"Saat ke Jepang saya masih melanjutkan pendidikan S-1 di Ilmu Keperawatan UMMAH, tapi tinggal seminar skripsi," kata Reka Desiana yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.

Reka merupakan anak pertama dari pasangan Suryadi Abdullah dan Maryana M Amin. Ia sudah setahun tinggal di Negeri Sakura dan bekerja di lembaga perawatan orang-orang lanjut usia,Syakai Fukushi Houjin Seijukai.

Meskipun saat itu belum lulus, ia bekerja di Jepang bermodalkan ijazah D-III Keperawatan UMMAH yang saat itu masih bernama Akademi Keperawatan Muhammadiyah Bireuen.

Perempuan asal Peudada Bireuen ini mendaftar menjadi pekerja di Jepang melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) jalur mandiri.

Tidak hanya mengurusi berkas pendaftaran, Reka juga belajar bahasa Jepang di sela-sela masa studi S-1. Karena yang dilamar perawat, maka harus mengantongi sertifikat perawat lansia bahasa Jepang.

Setelah dinyatakan lulus, Reka berangkat ke Jepang. Di sana, ia bekerja delapan jam sehari dan bertugas memberi obat minum untuk pasien lanjut usia.

"Lansia di Jepang jarang diinfus atau disuntik," ujarnya.

Studi sarjana pun akhirnya diselesaikan dari Jepang. Ia sidang skripsi secara daring pada 28 Agustus 2023. Kemudian dinyatakan lulus dan wisuda pada Rabu (12/6). Namanya masuk dalam barisan 77 lulusan UMMAH Bireuen yang mengikuti prosesi wisuda saat itu.

Namun ia tidak bertoga. Ibunya Maryana yang berdiri dalam barisan wisudawan UMMAH menggantikan Reka yang tidak mengikuti upacara kelulusan sebab masih berada di Jepang.

Sebagai alumnus UMMAH, Reka berpesan agar para mahasiswa tetap semangat. Karena ilmu yang dipelajari saat perkuliahan sangat bermanfaat sebagaimana pengalamannya hingga bisa bekerja di Jepang.

"Alhamdulillah tidak ada hambatan sama sekali untuk bisa berkarir di tingkat internasional. Saya sangat bersyukur jadi alumnus Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh. Bahkan, saya ke Jepang dengan ijazah D-III," katanya.

Reka berharap, UMMAH semakin maju dan banyak mahasiswa yang bakal berkiprah di luar negeri. Mengingat peluang kerja di luar negeri sekarang sangat terbuka luas.

Dalam kesempatan ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UMMAH, Firmawati,mengaku sangat bangga atas raihan prestasi alumni mereka yang bisa berkarier dan bersaing di tingkat internasional.

"Saya merasa bangga ketika semakin banyak alumni yang lulus dari UMMAH, bahkan telah mampu bersaing di dunia kerja tingkat Internasional, seperti Reka Desiana," demikian Firmawati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.