Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Janda Ini Simpan Bayi hingga Tewas di Lemari

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Janda Ini Simpan Bayi hingga Tewas di Lemari Doc: Antara/HO
Ket. Tim Inavis Polres Musi Rawas melakukan identifikasi penemuan bayi tersimpan di dalam lemari.

Palembang - Aparat Kepolisian Musi Rawas, Sumatera Selatan mendalami motif seorang wanita menyimpan bayi hingga tewas di dalam lemari.

Kasi Humas Polres Musi Rawas AKP Herdiansyah di Musi Rawas, Selasa, mengatakan bahwa kepolisian mengungkap kasus penemuan bayi di dalam lemari dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

"Polisi telah menemukan pelaku ternyata seorang wanita berstatus janda yang meletakkan bayi tersebut di dalam lemari," katanya.

Ia menyebutkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan terbungkus kain batik. Setelah diselidiki oleh personel diduga bayi tersebut sengaja diletakkan oleh pelaku (K)(43) seorang warga Kelurahan Sumber Harta, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Mura, di dalam lemari kamar tidurnya.

Kasus tersebut terungkap setelah seorang saksi (RI) yang merupakan anak kandung pelaku yang mencium bau tidak sedap dari jendela kamar pelaku.

Dari dalam lemari baju di kamar pelaku, ternyata setelah saksi membuka lemari terlihat ada bayi dengan kondisi sudah meninggal. Selanjutnya, RI melaporkan hal tersebut kepada ayahnya (mantan suami pelaku) dan melaporkannya ke Lurah Sumber Harta.

Kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB, setelah personel tiba dan melakukan interograsi terhadap, pelaku dan wanita itu mengakui perbuatannya dan menerangkan bahwa pada, Sabtu 22 Juni 2024 sekitar pukul 19.30 WIB, iya melahirkan bayi di kamar tanpa bantuan medis.

Kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, bayi tersebut di bekap oleh pelaku menggunakan kain, sehingga bayi tersebut meninggal dunia, kemudian pelaku menyimpan bayi tersebut dimasukkan di dalam lemari di kamarnya.

Pelaku tinggal di rumah tersebut sendirian, diduga bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap. Saat ini pelaku diamankan dan di bawa ke Polres Mura untuk dilakukan pendalaman perkara," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.