Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bapanas Salurkan Bantuan Kesiapsiagaan Pangan di Wilayah Bencana

📅 Senin, 24 Jun 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bapanas Salurkan Bantuan Kesiapsiagaan Pangan di Wilayah Bencana Doc: ANTARA/HO-Humas Bapanas
Ket. Dokumentasi - Tim Badan Pangan Nasional menyerahkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, Kamis (20/6/2024).

Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan bantuan kesiapsiagaan pangan kepada masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Ruang di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

"Bentuk bantuan pangan yang kami salurkan sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana berupa minyak goreng, ikan tuna kaleng, sarden ikan, kornet sapi, mie telur, gula pasir, dan lainnya," kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Arief menyebutkan, bantuan pangan disalurkan kepada 282 kepala keluarga (KK) di Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, yang merupakan masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang.

Dia menuturkan bahwa terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gunung meletus menjadi perhatian pemerintah, terutama pada aspek pangan agar tidak terjadi rawan pangan bagi masyarakat terdampak.

"Sebab pangan itu kan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dan tidak bisa ditunda. Karena itu, kami mendorong intervensi bantuan pangan kepada masyarakat terdampak bencana melalui aksi kesiapsiagaan krisis pangan," ujar Arief.

Menurutnya, langkah aksi kesiapsiagaan krisis pangan merupakan salah satu tugas fungsi Badan Pangan Nasional sesuai Perpres Nomor 66 Tahun 2021 yaitu pengendalian kerawanan pangan dan penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat berpendapatan rendah dan terdampak bencana.

Dia juga mengatakan bahwa hal itu selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), ketika melakukan kunjungan kerja mengunjungi posko tanggap darurat di Agam, Sumatera Barat pada 22 Mei 2024.

"Presiden menegaskan bahwa salah satu aspek yang harus menjadi perhatian adalah ketercukupan logistik harian bagi masyarakat terdampak (bencana)," ucap Arief.

Arief mengaku bahwa aksi kesiapsiagaan krisis pangan telah dilakukan pada Kamis (20/6) di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Lebih lanjut Arief mengatakan, langkah aksi kesiapsiagaan pangan tidak akan berhenti di satu lokasi saja, namun dalam beberapa hari ke depan tim Badan Pangan Nasional bersinergi dengan pemerintah daerah, dinas pangan, BPBD, serta pihak terkait lainnya juga akan menyalurkan bantuan pangan.

"Seperti untuk masyarakat terdampak bencana di dua lokasi yaitu di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan yang mengalami bencana banjir dan tanah longsor serta di Kabupaten Agam Sumatera Barat yang mengalami bencana banjir lahar dingin," kata Arief.

Selain bantuan masyarakat terdampak bencana, lanjut Arief, Bapanas juga menggencarkan intervensi bantuan pengendalian kerawanan pangan yang pada tahun 2024 menyasar 20 kabupaten/kota dari delapan provinsi.

Daerah itu sebagai lokus intervensi berdasarkan indikator Prevalence of Undernourishment (PoU) dan daerah rentan rawan pangan Prioritas 2-3 pada Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas/FSVA) Nasional Tahun 2023.

"Melalui intervensi pengendalian tersebut serta program lainnya yang bersinergi dengan seluruh stakeholder pangan, jumlah daerah rentan rawan pangan semakin menurun dan berdasarkan target FSVA menjadi 62 kabupaten/kota pada tahun 2024 ini," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.