Terus Dikebut, OIKN Berharap Rusun ASN IKN Skema KPBU Bisa 'Groundbreaking' Tahun Ini

Jumat, 21 Jun 2024, 00:58 WIB

Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berharap rumah susun atau Rusun ASN di IKN dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dapat mulai peletakan batu pertama (groundbreaking) pada tahun ini.

"Sekarang kita sudah mulai finalisasi studi kelayakan ataufeasibility study, dan kemudian dievaluasi oleh konsultan yang ditunjuk oleh Kementerian Keuangan. Harapannya pada tahun ini kita sudah bisa mulai groundbreaking, tapi tentunya kita harus melihat pemenuhan tahapan-tahapannya," ujar Direktur Pembiayaan OIKN Naufal Aminuddin di Jakarta, Kamis.

Naufal mengatakan bahwa OIKN sudah memberikanLetter to Proceeduntuk para investor atau badan usaha untuk hunian ASN di IKN dengan skema KPBU. Dia juga menyampaikan namanya bukanLetter to Proceedtetapi surat persetujuan menyusunfeasibility study.

"Untuk nilainya masih belum selesai, karena masih evaluasifeasibility studyjadi sampai selesaifeasibility studybaru mereka bisa menghitung. Kalau yang sudah kita berikan surat persetujuan menyusunfeasibility studypotensinya sekitar 157 tower rusun dan 139 rumah tapak yang sekarang dalam proses," katanya.

Setelah OIKN memberikan surat persetujuan menyusunfeasibility studyitu, investor akan menyusun studi kelayakan hingga selesai kemudian secara paralel OIKN akan meminta dukungan dari Kementerian Keuangan termasuk konsultan akan mengevaluasifeasibility studytersebut. Setelah hal itu selesai maka akan masuk ke tahap transaksi atau lelang, kemudian ada pemenang serta setelahnya dilakukan konstruksi.

Untuk investornya sendiri, lanjut Naufal, merupakan investor dalam negeri dan luar negeri.

"Dari luar negeri ada dari Malaysia dan China, progresnya sampai sekarang bagus semua," katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan Lampiran UU No. 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN, dalam rangka mendukung persiapan, pembangunan, dan pemindahan, serta penyelenggaraan pemerintahan khusus IKN, Pemerintah melakukan sinergi pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan sumber lainnya yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sinergi pendanaan tersebut diperlukan agar terdapat kesinambungan fiskal dengan melakukan berbagai upaya, antara lain dengan mengoptimalkan penggunaan skema-skema pendanaan yang kreatif dan inovatif dengan tetap menjaga akuntabilitas.

Sumber pendanaan dimaksud, antara lain APBN yang dapat dilakukan melalui alokasi anggaran belanja dan/atau pembiayaan, kemudian skema KPBU untuk mendukung IKN.

Selanjutnya skema partisipasi badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara termasuk BUMN/swasta murni.

Skema dukungan pendanaan/pembiayaan internasional yang merupakan skema untuk mewadahi pemberian dana, antara lain dari bilateral/lembaga multilateral yang hendak berpartisipasi dalam pengembangan IKN yang hijau dan cerdas yang dapat melalui hibah dan/atau pemberian dana talangan.

Skema pendanaan lainnya yaknicreative financing, seperticrowd fundingdan dana dari filantropi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.