Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia dan Korut Sepakat Saling Bantu Jika Terjadi Agresi

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia dan Korut Sepakat Saling Bantu Jika Terjadi Agresi Doc: ANTARA/HO-Kremlin
Ket. Arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri depan) dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan depan) saat mengunjungi pusat peluncuran antariksa Vostochny di Timur Jauh Rusia (13/9/2023).

Moskow - Rusia dan Korea Utara sepakat untuk saling membantu jika terjadi agresi terhadap salah satu negara, kata Presiden RusiaVladimir Putin.

Ketika berbicara dalam konferensi pers usai bertemu Pemimpin Korut Kim Jong Un di Pyongyang, Rabu, Putin mengatakan keamanan dan internasional menjadi topik penting dalam pertemuan keduanya.

"Perjanjian kemitraan komprehensif yang ditandatangani hari ini mencakup, antara lain, bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak dalam perjanjian ini," kata Putin.

Presiden Rusia itu menekankan bahwa dokumen tersebut juga menjadi dasar bagi kerja sama militer antara kedua negara.

Kim Jong Un, dalam pernyataannya, mengatakan perjanjian itu bersifat "cinta damai dan defensif" serta akan mempercepat pembentukan dunia yangmultipolar.

"Perjanjian yang kuat ini tidak lebih dari sekadar dokumen yang benar-benar konstruktif, menjanjikan, yang secara eksklusif mencintai perdamaian dan bersifat defensif, yang dirancang untuk melindungi dan mempertahankan kepentingan dasar rakyat kedua negara," ujar dia.

"Saya tidak ragu bahwa (perjanjian) ini akan menjadi kekuatan pendorong untuk mempercepat pembentukan dunia multipolar baru," kata Kim, menambahkan.

Pemimpin Korut itu juga menggambarkan perjanjian tersebut sebagai dokumen penting yang akan mendasari kerja sama masa depan antara kedua negara, termasuk dalam bidang ekonomi, politik, dan militer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.