Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG Catat 44 Kali Gempa Embusan Gunung Ruang, Warga Diminta Waspada

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 14:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
PVMBG Catat 44 Kali Gempa Embusan Gunung Ruang, Warga Diminta Waspada Doc: ANTARA/HO-Pos PGA Ruang
Ket. Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro setelah erupsi pada 16 April dan 30 April 2024.

MANADO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mencatat 44 kali gempa embusan Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara periode 1-15 Juni 2024.

"Terekam juga sebanyak 12 kali gempa vulkanik dangkal, delapan kali gempa vulkanik dalam, lima kali gempa tektonik lokal, 85 kali gempa tektonik jauh, dan empat kali gempa getaran banjir," kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam laporan evaluasi Gunung Ruang yang dibagikan dalam grup percakapan Info Gunung Api Sitaro diterima di Manado, Kamis (20/6).

Ia menyebutkan potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar hujan bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih pada level II, waspada," katanya.

PVMBG merekomendasikan masyarakat sekitar Gunung Ruang, pengunjung, atau wisatawan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius dua kilometer dari pusat kawah aktif.

Masyarakat yang bermukim di wilayah Pulau Ruang yang masuk dalam radius dua kilometer segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius tersebut.

Selain itu, masyarakat diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Masyarakat yang berada di luar radius dua kilometer dari Gunung Ruang diharapkan tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu erupsi dan tetap mengikutiperkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut melalui aplikasi MAGMA Indonesia.

Pemerintah daerah, BPBD Provinsi Sulut dan Kabupaten Kepulauan Sitaro senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ruang atau PVMBG Bandung.

Tingkat aktivitas Gunung Ruang akan dievaluasi kembali secara berkala maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan dan tingkat aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum dikeluarkan.

Pascaerupsi besar 17 April dan 30 April 2024, sampai dengan saat ini asap kawah dari puncak gunung itu masih teramati, sedangkan berdasarkan pengamatan visual periode 1-15 Juni 2024 pada umumnya cuaca cerah hinggahujan.

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi sekitar 50-400 meter dari puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.