Instagram Uji Coba Iklan yang Tak Bisa 'Diskip' Pengguna

Sabtu, 15 Jun 2024, 12:50 WIB

Tidak bisa dihindarkan, saat ini beberapa sosial media sudah menyediakan jasa iklan untuk para pengguna atau para pelaku bisnis yang ingin melakukan pemasaran produknya.

Iklan-iklan ini seringkali mengganggu penggunanya karena dapat mengganggu alur pemakaian, konten yang tidak relevan dengan algoritma, dan waktu yang dapat terbuang hanya karena melihat iklan. Namun, ada juga fitur yang dapat digunakan pengguna untuk melewati iklan yang ditampilkan.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: MacRumors

Pada awal bulan Juni, Instagram telah melakukan uji coba sebuah fitur baru yang memaksa pengguna menyaksikan sampai waktu iklan tersebut habis.

Fitur "ad break" dari Instagram ini menampilkan gambar secara online yang menunjukkan adanya timer untuk menunjukkan iklan tertentu serta menghitung mundur hingga nol sebelum pengguna dapat melanjutkan aktivitasnya.

Pada fitur ini, tertera sebuah tulisan yang berisikan konteks untuk menjawab kebingungan penggunanya akan fitur baru ini.

"You're seeing an ad break. Ad breaks are a new way of seeing ads on Instagram. Sometimes you may need to view an ad before you can keep browsing."

"Anda sedang melihat ad break (jeda iklan). Ad breaks (jeda iklan) adalah cara baru melihat iklan di Instagram. Terkadang Anda harus menyaksikan iklan sebelum dapat melanjutkan browsing," tulis Instagram, dikutip dari BBC.

Instagram telah mengonfirmasi bahwa uji coba yang mereka lakukan ini telah berlangsung. Dalam sebuah pernyataan, Instagram selalu menguji sistem yang dapat memberikan atensi lebih bagi periklanan.

Pada pernyataan selanjutnya, Instagram menjelaskan bahwa jika uji coba ini mengarah pada perubahan format yang permanen, Instagram akan melakukan pembaharuan lebih lanjut.

Menanggapi fitur ini, Meta, selaku perusahaan yang menaungi Instagram menyatakan bahwa mereka akan selalu melakukan uji coba produk baru dengan mengikuti perkembangan penggunanya dan kebutuhan bisnis.

"Kami selalu bereksperimen dengan produk dan solusi iklan baru sesuai dengan tren konsumen dan kebutuhan bisnis yang berkembang," ungkap Meta.

Uji coba fitur periklanan ini sangat digemari oleh pengguna atau para pelaku bisnis yang memasarkan produknya lewat Instagram. Dengan adanya fitur ini, produk mereka (pengguna atau para pelaku bisnis daring) akan mendapatkan perhatian lebih dari para pengguna.

Beberapa pengguna Instagram lainnya merasa tidak senang dengan adanya Ad break ini. Seorang pengguna mengungkapkan keresahannya lewat Threads dengan mengatakan bahwa ini merupakan fitur gila dan sebuah langkah yang agresif bagi Meta untuk mendapatkan lebih banyak uang.

Beberapa keresahan dari pengguna juga dapat dilihat di X (Twitter) yang menunjukkan sebuah ancaman bertuliskan, "Kami tidak akan scrolling (Instagram) lagi."

Instagram bukan-lah sosial media pertama yang memaksa penggunanya untuk menyaksikan iklan sampai habis untuk meneruskan konten. YouTube yang dikenal sebagai layanan untuk menonton video telah menerapkan fitur ini sejak tahun 2010.

Pada awalnya, YouTube hanya menampilkan iklan di awal atau di tengah video yang dapat dilewati oleh penggunanya. Namun dalam beberapa tahun terakhir, YouTube telah menerapkan fitur iklan yang mengharuskan penggunanya untuk menonton iklan berdurasi 15-30 detik sampai habis.

Dalam menyiasati fitur Ad break ini, beberapa pengguna menggunakan perangkat lunak eksternal untuk memblokir iklan, adapun yang menggunakan ekstensi browser untuk menghindari fitur iklan ini.

Jika melihat tujuan perusahaan dalam mencetuskan fitur ini, tidak terlihat jelas apakah perusahaan akan benar-benar 'menghasilkan' dari iklan ini. Memaksa pengguna dalam menyaksikan iklan sampai habis akan menimbulkan respon yang negatif dari pengguna.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

Berita Terbaru

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.