Sekolah Indonesia Davao di Filipina Sosialisasikan PPDB 2024-2025

Jumat, 14 Jun 2024, 00:56 WIB

Jakarta - Sekolah Indonesia Davao (SID) di Davao, Filipina, melakukan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024-2024 kepada warga negara Indonesia (WNI) di negara itu.

Berdasarkan rilis pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila yang diperoleh ANTARA, Jakarta, Kamis, disebutkan bahwa sosialisasi tersebut dilakukan oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala SID Aisyah Endah Palupi, yang juga merupakan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Manila, didampingi oleh wakil kepala SID pada 12-13 Juni 2024.

Sosialisasi dilakukan di lima wilayah kantong WNI di Pulau Balut dan Sarangani, Mindanao Selatan.

Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan dari sosialisasi PPDB yang telah dilaksanakan oleh KJRI Davao City sebelumnya, yang juga menggandeng para guru SID.

Selain sosialisasi PPDB, SID juga menyosialisasikan pemberlakuan Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional yang sudah diberlakukan pada tahun ini.

Selain itu, sosialisasi juga dilakukan untuk menyebarluaskan keberadaan SID sebagai institusi pendidikan formal Indonesia yang melayani pendidikan bagi anak-anak WNI di negara itu secara gratis.

Dalam keterangannya, Aisyah mengatakan bahwa sebagian besar murid SID berasal dari WNI yang tinggal di daerah pelosok di Mindanao Selatan, seperti dari Pulau Balut dan Pulau Sarangani.

Di setiap tempat sosialisasi, Aisyah juga memberikan motivasi kepada para WNI untuk tidak berputus asa.

"Jangan pernah berputus asa akan kasih sayang Tuhan, dan melalui pendidikan kita mencoba merubah nasib kita untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya," kata dia.

Sementara itu, Reinon Arundaa Barahama, salah satu ibu yang anaknya lulus dari SID, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan pendidikan gratis bagi anaknya selama bersekolah di SID, dan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Piksi Ganesha Bandung.

Dia berharap anak-anak WNI lain di Filipina juga bersedia untuk bersekolah di SID dan memperoleh beasiswa di jenjang pendidikan lebih lanjut.

"Kalau mereka sudah lulus dari kuliahnya, dan kemudian mendapatkan pekerjaan di Indonesia, maka kami akan kembali ke Indonesia," demikian kata Reinon.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.