Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dito Ingin Putri Otonomi Indonesia Bantu Bina Anak Muda di Daerah

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dito Ingin Putri Otonomi Indonesia Bantu Bina Anak Muda di Daerah Doc: kemenpora.go.id
Ket. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, ingin Putri Otonomi Indonesia membantu pembinaan anak muda di daerah, sehingga memiliki kegiatan positif yang menjadi budaya bagi generasi ke mendatang.

Dalam laman Kemenpora yang dipantauAntaradi Jakarta, Rabu (12/6), ia membeberkan kegiatan yang dibuat oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, diharapkan mampu berdampak baik untuk mendukung kemajuan kepemudaan dan keolahragaan di tingkat daerah.

"Harapannya putri-putri dari seluruh kabupaten ini terlibat pada kegiatan-kegiatan pembinaan anak muda dan juga olahraga," kata Dito saat menerima para finalis 15 besar Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2024 di Media Center Kemenpora.

Menurut Dito, kegiatan pemilihan itu penting karena berasal dari kabupaten-kabupaten di Indonesia, sehingga program tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi tidak hanya di tingkat ibu kota kabupaten, tetapi bisa menyentuh ke desa-desa.

Pada kesempatan itu, ia turut mengajak para finalis bertemu dengan para peserta dari program Bela Negara Kemenpora.

Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang mengatakan asosiasi itu berkomitmen untuk terus mempromosikan potensi generasi muda Indonesia, khususnya yang ada di kabupaten seluruh Indonesia.

"Putri Otonomi Indonesia merupakan salah satu langkah nyata kami untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga peduli terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Sarman.

Dalam edisi 2024 ini, lanjut dia, perwakilan asal Kabupaten Klaten, Raphaella Chayla Shaka, berhasil keluar sebagai juara Putri Otonomi Indonesia. Dara 19 tahun itu menyisihkan 14 finalis lainnya pada malam anugerah Putri Otonomi Indonesia 2024 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (8/6) lalu.

Putri Otonomi Indonesia sebelumnya dikenal dengan nama Putri Otonomi Daerah. Kegiatan itu merupakan wadah yang telah dibuat sejak 2017 oleh Apkasi.

Agenda tersebut merupakan wujud kontribusi konkret Apkasi dalam memberikan dukungan terhadap talenta para putri dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong mereka untuk meraih prestasi hingga tingkat nasional, serta menginspirasi para anak muda di tingkat daerah. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.