Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Air Bersih Bantu Ekonomi Masyarakat

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 10:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Akses Air Bersih Bantu Ekonomi Masyarakat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan rekonstruksi dan peningkatan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala) untuk mengembalikan fungsi air penyediaan air baku dari Intake Saluki dengan kapasitas 600 liter per detik yang rusak akibat bencana gempa bumi dan likufikasi pada 2018 silam di Palu Sulawesi Tengah.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan air bersih diyakini mampu meningkatkan kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. "Jadi ketersediaan air bersih dan sanitasi yang baik merupakan basic untuk kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," kata Basuki di Jakarta, Kamis (13/6)

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan rekonstruksi Sistem Jaringan Air Baku Pasigala yang kini berganti nama menjadi Uveta sudah selesai dan mulai tersambung ke rumah-rumah warga.

"Dari target sekitar 4000 Sambungan Rumah (SR), saat ini baru tersambung setengahnya sekitar 2000 SR. Ini yang harus kita kejar berikutnya untuk ditingkatkan, selain juga terus meningkatkan kualitas airnya," kata Arie.

Selain terus meningkatkan kualitas dan kuantitas, Arie juga mengatakan pentingnya keberlanjutan pengelolaan sistem air baku yang sudah dibangun. "Untuk itu akan terus dikoordinasikan pengelolaannya nanti, apakah diserahkan sepenuhnya ke Pemerintah Daerah atau dibantu oleh pihak badan usaha," ujarnya.

Konstruksi Rampung

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu Kementerian PUPR, Dedi Yudha Lesmana mengatakan rekonstruksi dan peningkatan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala/ Uveta yang dilakukan oleh BWS berupa intake (bangunan pengambil air) Saluki yang dibagi menjadi dua paket pekerjaan. "Saat ini progres konstruksinya sudah rampung 100 persen selesai," ujarnya.

Lingkup pekerjaan paket I mencakup Rehabilitasi Bendung dan kantong lumpur, pekerjaan pipa diameter 700 mm sepanjang 4.100 meter, pemasangan pipa transmisi diameter 800 mm sepanjang 12.218 meter, pemasangan pipa diameter 710 mm sepanjang 2.500 meter, reservoar dan pekerjaan landscape. Pekerjaannya dilaksanakan kontraktor PT. Wijaya Karya - PT. Minarta Dutahutama, KSO.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.