Houthi Klaim Serang Kapal Dagang di Laut Merah, di Lepas Pantai Yaman

Kamis, 13 Jun 2024, 08:54 WIB

SANAA - Kelompok Houthi di Yaman pada hari Rabu (12/6) mengklaim melakukan serangan terhadap sebuah kapal dagang di Laut Merah, bagian dari kampanye yang mereka katakan sebagai tindakan solidaritas terhadap Palestina.

Kelompok Houthi telah melancarkan sejumlah serangan drone dan rudal terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden sejak November.

Ket. Foto: Ilustrasi - Kapal kontainer Maersk Gibraltar di Terminal APM di pelabuhan Algeciras, Spanyol. — Sumber: Al Jazeera/Reuters/Jon Nazca

Mereka mengatakan mengganggu jalur perdagangan penting untuk mendukung warga Palestina selama perang Israel-Hamas di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, kelompok itu mengatakan telah melakukan "operasi militer yang menargetkan kapal Tutor di Laut Merah, menggunakan drone angkatan laut, drone udara, dan rudal balistik".

Kapal itu diserang sekitar 68 mil laut (126 kilometer) barat daya kota pelabuhan Hodeida yang dikuasai Houthi, kata perusahaan keamanan maritim Ambrey pada hari sebelumnya.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), yang dijalankan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris, mengatakan sebuah kapal "dihantam di bagian buritan oleh sebuah kapal kecil" 66 mil di laut barat daya Hodeida.

Dalam keterangannya, UKMTO menyebut kapal itu berada di atas air dan bukan di bawah komando awak kapal.

Dikatakan, kapal itu "dihantam untuk kedua kalinya oleh proyektil udara yang tidak diketahui" dan otoritas militer membantu.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan Tutor ditabrak oleh "kapal permukaan tak berawak" Houthi yang "menyebabkan banjir parah dan kerusakan pada ruang mesin".

CENTCOM - yang bersama dengan pasukan Inggris telah melakukan serangan di Yaman yang dikuasai pemberontak sebagai pembalasan atas serangan di Laut Merah - juga mengatakan pihaknya telah menghancurkan tiga peluncur rudal anti-kapal dan sebuah drone Huthi selama 24 jam terakhir.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.