Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Ibu di Maluku Utara Kembali Meletus

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 15:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Ibu di Maluku Utara Kembali Meletus Doc: antarafoto
Ket. Gunung Ibu yang berlokasi di barat laut Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara (Malut)

MALUKU UTARA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Ibu yang berlokasi di barat laut Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali meletus dengan amplitudo maksimum 28 milimeter menghasilkan awan abu setinggi empat kilometer.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (12/6), mengatakan letusan itu terjadi Rabu pukul 16.18 WIT dan berlangsung selama lebih kurang 2 menit 14 detik.

"Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara dan barat daya," ujarnya.

Sembilan menit berselang pada pukul 16.27 WIT, Gunung Ibu kembali meletus dan menghasilkan awan abu vulkanik setinggi tiga kilometer.

Letusan itu berlangsung selama lebih kurang 2 menit 15 detik dengan amplitudo maksimum 28 milimeter.

PVMBG menyatakan hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Ibu memperlihatkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Sejak 16 Mei 2024 sampai hari ini status masih Awas atau level IV.

Pada periode 1 Mei sampai 10 Juni 2024, kegempaan yang tercatat sebanyak 80 kali gempa letusan, 15 kali gempa guguran, 5.424 gempa hembusan, 319 kali gempa harmonik, 15 kali gempa tornillo, 26.990 kali gempa vulkanik dangkal, 860 kali gempa vulkanik dalam, 22 kali gempa tektonik lokal, dan 511 kali gempa tektonik jauh, serta 1 kali gempa terasa (skala II MMI).

Pada 11 Juni 2024, jumlah gempa yang sebanyak 4 kali gempa letusan, 1 kali gempa guguran, 54 gempa hembusan, 9 kali gempa harmonik, 2.006 kali gempa vulkanik dangkal, 51 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, dan 4 kali gempa tektonik jauh.

PVMBG merekomendasikan masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius empat kilometer dan perluasan sektoral berjarak tujuh kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Bila terjadi hujan abu, maka masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker), serta kacamata untuk melindungi mata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.