Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Sulawesi Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Sulawesi Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah Doc: ANTARA
Ket. Warga berbelanja bahan pangan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kota Palu, Rabu (21/10/2026).

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” kata Kepala Dinas Pangan Sulawesi Tengah Rohani Mastura di Palu, Rabu (21/10).

Ia mengatakan program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengintervensi harga bahan pokok penting agar tetap terjangkau serta menjaga daya beli masyarakat.

Menurut dia, harga sejumlah komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut dapat lebih murah dibandingkan harga pasar karena adanya subsidi pada sejumlah bahan pangan.

Komoditas yang dijual meliputi beras premium seharga Rp70 ribu per lima kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp60 ribu per lima kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter.

Selain itu, bawang putih dijual Rp27 ribu per kilogram, bawang merah Rp30 ribu per kilogram, cabai rawit Rp45 ribu per kilogram, dan telur Rp50 ribu per rak.

Adapun stok yang disediakan dalam kegiatan ini meliputi beras premium sebanyak dua ton, beras SPHP dua ton, minyak goreng premium 1.000 liter, bawang putih dan bawang merah sekitar 100 kilogram, cabai 50 kilogram, ayam potong 100 ekor, serta telur sebanyak 200 rak.

Ia mengatakan pelaksanaan GPM itu mendapat dukungan subsidi sekitar Rp11 juta dari Bank Sulteng melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sekitar 15 distributor dalam penyediaan komoditas pangan. Pasokan berasal dari sejumlah pihak, termasuk petani untuk komoditas cabai dan peternak untuk telur, sedangkan bawang dipasok melalui distributor.

Ia mengatakan dengan adanya program tersebut, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang perayaan hari besar keagamaan dan akhir tahun.

Pelaksanaan GPM juga diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Lagi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.