Modi Dilantik Jadi PM untuk Masa Jabatan Ketiga

Senin, 10 Jun 2024, 02:40 WIB

NEW DELHI - Narendra Modi, pada Minggu (9/6) dilantik jadi Perdana Menteri India untuk masa jabatan ketiga, setelah hasil pemilu yang lebih buruk dari perkiraan membuatnya bergantung pada mitra koalisi untuk memerintah.

Karena Modi belum mengumumkan susunan kabinetnya, upacara pelantikan di istana presiden pada Minggu malam hanya disaksikan oleh sekitar 30 calon menteri yang juga diambil sumpahnya.

Ket. Foto: Perdana Menteri India, Narendra Modi — Sumber: AFP/MONEY SHARMA

Partai Bharatiya Janata (BJP) yang merupakan partai nasionalis Hindu pimpinan Modi telah memerintah selama satu dekade terakhir, namun kali ini gagal mengulangi dua kemenangan telak sebelumnya dan hal ini bertentangan dengan ekspektasi para analis dan hasil jajak pendapat.

Dia malah dipaksa melakukan pembicaraan singkat dengan koalisi beranggotakan 15 partai yang tergabung dalam Aliansi Demokratik Nasional (NDA), yang menjamin dia memiliki jumlah anggota parlemen yang cukup untuk memerintah.

Saat ini Modi mengaku sangat sibuk menyusun pemerintahan setelah partai-partai koalisi yang lebih besar menuntut konsesi yang besar sebagai imbalan atas dukungan mereka.

"Kami sedang mempersiapkan pembentukan pemerintahan," tulis Modi di media sosial.

HarianTimes of Indiamenulis bahwa BJP saat ini sedang berusaha untuk mengurangi tuntutan mitra mereka. Sedangkan media India lainnya secara luas melaporkan bahwa jabatan-jabatan penting termasuk empat jabatan paling berpengaruh di dalam negeri, luar negeri, keuangan dan pertahanan, akan tetap berada di tangan BJP.

"Kementerian utama seperti dalam negeri, pertahanan, keuangan, dan urusan luar negeri dilarang (diduduki partai lain)," laporTimes of India.

Pemimpin Oposisi

Saat Modi sibuk menyusun pemerintahan, saingan utamanya yaitu Rahul Gandhi pada Sabtu (8/6) dilaporkan telah dicalonkan untuk memimpin oposisi India di parlemen setelah ia menentang perkiraan para analis dimana pencalonannya bisa membantu Partai Kongres menggandakan jumlah anggota parlemennya.

Hasil pemilu lalu adalah hasil terbaik Partai Kongres sejak Modi berkuasa satu dekade lalu, menyelamatkan partai tersebut dari belantara politik.

Pertemuan pimpinan Kongres pada Sabtu memberikan suara bulat untuk merekomendasikan terpilihnya Gandhi sebagai pemimpin oposisi resmi India, sebuah jabatan yang dibiarkan kosong sejak tahun 2014.

Gandhi adalah keturunan dinasti yang mendominasi politik India selama beberapa dekade dan merupakan putra, cucu, dan cicit dari mantan perdana menteri, dimulai dari pemimpin kemerdekaan Jawaharlal Nehru.

Jika terpilih, seperti yang diharapkan, ia akan diakui sebagai pemimpin oposisi resmi India ketika parlemen baru bersidang, yang menurut laporan media lokal akan terjadi paling cepat pada awal pekan depan.AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

BNPB: 14 Orang Meninggal Akibat Gempa M7,7 di NTT

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

Deadpool dan Wolverine Menggoda akan Muncul dalam Avengers: Doomsday

Usai Umumkan Cast X-Men, Kevin Feige Pamer Kostum Baru Doctor Doom di D23

Pascagempa NTT, Sejumlah Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Harga LPG Bright Gas Turun dari Rp220.000 Menjadi Rp218.000/Tabung Mulai 15 Agustus

Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Tangerang Berlakukan Tarif Rp81 Naik BRT pada 14–16 Agustus

Tepis Klaim Trump, Iran Tegaskan Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya Lewat Cuitan atau Pidato Kampanye

Gedung Sekolah Rakyat Jepara Selesai Dibangun, Para Siswa Siap Ikuti MPLS

Jelang HUT ke-81 RI, Mensesneg Sebut Persiapan Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Sudah 99 Persen

Libur Panjang HUT Ke-81 RI, Wisatawan Padati Kawah Sikidang Dieng

Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kemkomdigi Pantau Pemulihan Layanan Seluler

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS

Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Bencana Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Penanganan Maksimal

TNI-Polri dan Pemprov DKI Gelar Aksi Bersih Sungai dan Bantaran di 11 Lokasi

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.