Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Astronot Apollo 8 William Anders Tewas Kecelakaan Pesawat

📅 Minggu, 09 Jun 2024, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Astronot Apollo 8 William Anders Tewas Kecelakaan Pesawat Doc: AFP/NASA
Ket. William Anders

JAKARTA - Astronaut Apollo 8 William Anders meninggal pada Jumat (7/6) di usia 90 tahun, ketika sebuah pesawat kecil yang dia piloti jatuh di lepas pantai Negara Bagian Washington, Amerika Serikat.

Dikutip dari CBS News, Minggu (9/6), sang putra, Greg Anders, mengonfirmasi kematian tersebut kepada CBS News, mengatakan bahwa pesawat yang jatuh itu milik ayahnya.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan kepada CBS News dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat Beech A45 dengan hanya pilot di dalamnya jatuh di perairan dekat Roche Harbor, yang terletak di Pulau San Juan, sekitar pukul 11.40 pagi waktu setempat.

Sheriff Kabupaten San Juan Eric Peter mengatakan kepada CBS News bahwa tim pencari sedang menyisir area tersebut, tetapi belum menemukan tubuh.

FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sedang menyelidiki peristiwa tersebut.

Anders, yang lahir di Hong Kong pada 17 Oktober 1933, menghadiri Akademi Angkatan Laut AS dan Institut Teknologi Angkatan Udara sebelum dipilih sebagai astronaut dalam program luar angkasa NASA pada tahun 1964, mencatat lebih dari 6.000 jam waktu terbang, menurut biografi NASA-nya.

Selain bertugas sebagai pilot modul bulan untuk Apollo 8, dia juga merupakan pilot cadangan pada penerbangan Gemini XI dan Apollo 11.

Administrator NASA Bill Nelson menulis di media sosial Jumat malam bahwa Anders "berjalan hingga ambang Bulan dalam misi Apollo 8 dan membantu kita semua melihat sesuatu yang lain: diri kita sendiri. Dia mewujudkan pelajaran dan tujuan eksplorasi. Kami akan merindukannya."

Anders mengambil salah satu gambar paling ikonik dari zaman luar angkasa, yakni pemandangan menakjubkan dari bola biru dan putih Bumi yang terbit di atas cakrawala berkerak bulan dalam hitam pekat luar angkasa.

Difoto pada Malam Natal 1968 saat Anders, komandan Apollo 8 Frank Borman, dan Jim Lovell mengorbit bulan, gambar tersebut dikenal hari ini dengan nama "Earthrise," pandangan pertama dari planet Bumi yang menggantung di kehampaan luar angkasa yang dengan cepat menjadi simbol gerakan lingkungan.

"Aspek paling mengesankan dari penerbangan adalah [ketika] kami berada di orbit bulan," kata Anders dalam sebuah wawancara sejarah lisan NASA.

"Kami telah terbang mundur dan terbalik, tidak benar-benar melihat Bumi atau matahari, dan ketika kami berputar dan melihat terbitnya Bumi pertama, itu tentu saja adalah hal yang paling mengesankan," sambung dia.

Anders, Borman, dan Lovell adalah manusia pertama yang meninggalkan orbit Bumi, menyelesaikan 10 perjalanan mengelilingi bulan dalam penerbangan musim Natal yang membantu mempersiapkan pendaratan di bulan Apollo 11 pada tahun berikutnya.

Banyak orang dalam dunia luar angkasa dan sejarawan melihat Apollo 8 sebagai misi paling berani dari semua misi Apollo. Para astronaut adalah yang pertama meluncur di atas roket Saturn 5 yang besar, yang paling kuat di dunia, dan yang pertama mengunjungi dunia lain, meskipun dari jarak jauh. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.