Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Seribu Miliki Dua Kapal Ambulans Kapal untuk Evakuasi Demam Berdarah

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulau Seribu Miliki Dua Kapal Ambulans Kapal untuk Evakuasi Demam Berdarah Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Pulau Seribu Miliki Dua Kapal Ambulans Kapal untuk Evakuasi Demam Berdarah

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu (Pemkab Pulau Seribu) hingga saat ini telah memiliki dua ambulans kapal untuk mengantarkan pasien, khususnyademam berdarah dengue (DBD) atau penyakit lainnya guna mendapatkan layanan kesehatan yang lebih tinggi.

"Itu wujud kesiapan kami. Fasilitas dan sarana kesehatan, baik puskesmas maupun RSUD di Kepulauan Seribu siap menangani pasien DBD," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu dr Murniasi Hutapea di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki RSUD Kepulauan Seribu sebagai layanan rujukan dari fasilitas kesehatan di Kepulauan Seribu, bahkan jika butuh layanan lebih, akan dirujuk ke RSUD Koja Jakarta Utara menggunakan kapal.

Ia menjelaskan, dua kapal itu merupakan sarana dari pusat krisis dan kegawatdaruratankesehatan daerah (P3KD) yang siaga untuk membantu mengantarkan pasien guna mendapatkan layanan rujukan dari Kepulauan Seribu ke Jakarta.

Menurut dia, prosedurnya RSUD Kepulauan Seribu menerima rujukan dari Puskesmas Kepulauan Seribu Selatan dan Puskesmas Kepulauan Seribu Utara.

Namun, lanjutnya, dapat juga menerima pasien yang datang langsung ke RSUD karena berdomisili di Pulau Pramuka dan sekitarnya.

Ia mengatakan RSUD merupakan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan dan satu satunya rumah sakit di Kabupaten Kepulauan Seribu yang memiliki layanan dokter spesialis empat dasar seperti spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis bedah.

RSUD Kepulauan Seribu memiliki 30 tempat tidur sesuai dengan rasio tempat tidur berbanding dengan jumlah penduduk 1 :1000 yakni dengan jumlah penduduk sekitar 30.000 orang.

"RSUD juga melayani pelayanan rawat inap bagi pasien DBD serta memiliki layanan penunjang 24 jam seperti laboratorium dan farmasi," kata dia.

Ia menambahkan pasien kasus DBD yang datang ke puskesmas pembantu atau puskesmas, dokter akan melakukan wawancara dengan pasien untuk mencari tahu kondisi penyakit dll(anamnesa) dan pemeriksaan penunjang lainnya seperti pemeriksaan darah untuk mengetahui tes anti dengue, kadar protein dalam darah serta pemeriksaan trombosit sesuai kondisi pasien.

"Apabila pasien dinilai butuh perawatan lebih lanjut maka pasien dirujuk ke RSUD Kepulauan Seribu ataupun ke RS rujukan di wilayah DKI Jakarta menggunakan kapal," katanya.

Suku Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat hingga 21 Mei 2024 jumlah kasus DBD di Kepulauan Seribu mencapai 24 kasus.

Jumlah kasus itu tersebar di Pulau Tidung tiga kasus, Pulau Pari tiga kasus, Pulau Kelapa 10 kasus, Pulau Lancang tujuh kasus, Pulau Panggang satu kasus.

Pihaknya menargetkan tidak ada kasus kematian akibat DBD di daerah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.