Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjabat Gubernur Kaltim Sebut Tempe Warisan Budaya Bangsa yang Monumental

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Gubernur Kaltim Sebut Tempe Warisan Budaya Bangsa yang Monumental Doc: Antara/Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik.

Balikpapan - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengatakan tempe saat ini sudah menjadi warisan budaya bangsa Indonesia yang sangat monumental.

Akmal Malik saat menghadiri peringatan Hari Tempe Nasional 2024 di Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan, Kamis, mengatakan data Gakoptindomenyebutkan dari 275 juta jiwa penduduk Indonesia, sekitar 170 juta orang gemar mengonsumsi tempe.

Sedangkan data Forum Tempe Indonesia menyebutkan tempe saat ini sudah bisa ditemukan dan dikonsumsi di 27 negara.

"Artinya, tempe semakin dihargai dan bukan dianggap pangan murah lagi," kata Akmal Malik.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Forum Tempe Indonesia (FTI) dan Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) dalam mendukung penetapan tempe sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.

Menurut Akmal, peringatan Hari Tempe sangat penting dalam mempromosikan dan pengembangan usaha tempe.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini meyakini sekian banyak pemimpin dan pejabat negara hingga daerah pasti menyukai dan gemar makan tempe.

"Saya aja, bisa jadi pejabat karena sering dan suka makan tempe," candanya.

Ketua Forum Tempe Indonesia Siti Muslimatun mengemukakan tema Hari Tempe 2024 adalah Tempe Pangan Generasi Emas Indonesia.

"Dengan harapan masyarakat semakin mengetahui manfaat dan kandungan sangsuperfoodini dan mendukung program Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Perayaan Hari Tempe Nasional 2024 dipusatkan di Sentra Industri Kecil Somber (SIKS) Kota Balikpapan diikuti seratus perajin tempe dan tahu di Indonesia.

Peringatan dihadiri Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, Kepala Bulog Wilayah Kaltimtara Merry Windrayani, Kepala Disperindagkop UKM Kaltim Henny Purwaningsih, pejabat Pemkot Balikpapan, Ketua Gakoptindo, Aip Syarifuddin.

Selain itu, juga dihadiri Deputi Pembangunan dan Perijinan IKN Thomas Umbu, Plt Inkoppas Andrian Lame Muhar dan tokoh Forum Tempe Indonesia dan para ketua Pusat Koperasi Tempe Tahu Indonesia dari 18 provinsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.