Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bisnis Berkelanjutan Gairahkan Masyarakat Pulihkan Gambut dan Cegah Kebakaran

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 13:56 WIB | Oleh: Tim Penulis

Adapun restorasi gambut merupakan proses yang berkesinambungan dan tidak bisa dikatakan selesai dalam waktu tertentu. Jika pemulihan berjalan tanpa kendala, hasil restorasi lahan gambut baru akan terlihat sekitar 10-15 tahun ke depan.

Hikmah dari Siak

BRGM mengembangkan pendekatan 3R, yaitu pembasahan kembali, penanaman kembali, dan peningkatan kesejahteraan. Pengembangan model bisnis berkelanjutan menjadi salah satu upaya untuk mendukung aspek kesejahteraan masyarakat pada kegiatan restorasi.

Model bisnis dapat diterapkan secara partisipatif dengan melibatkan semua komponen masyarakat baik laki-laki dan perempuan untuk mengidentifikasi komponen utama bisnis dan pilihan pemasaran. Transparansi dalam pembagian biaya dan manfaat antar anggota dalam kelompok menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam mengembangkan model bisnis ini.

Untuk mengefektifkan restorasi gambut, para pemangku kepentingan terkait dapat mengembangkan model bisnis berkelanjutan di setiap lokasi yang menjadi target restorasi. Pendanaan juga perlu berfokus terhadap aspek kesejahteraan, untuk mencegah kebakaran berulang di lokasi restorasi karena pembatasan dan penanaman kembali yang belum optimal.The Conversation

Lila Juniyanti, Peneliti di Pusat Riset Kependudukan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Dyah Puspitaloka, Research Officer, Indonesia Lead Research Group Green Value Chains, Integrated Business Model, and Innovative Financing, Center for International Forestry Research - World Agroforestry (CIFOR-ICRAF), dan Herry Purnomo, Indonesia Country Director dan Senior Scientist, Center for International Forestry Research - World Agroforestry (CIFOR-ICRAF)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.