KPK Apresiasi Pansel Capim KPK Serap Aspirasi Publik

Kamis, 06 Jun 2024, 01:30 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK yang terbuka menerima masukan publik dalam memilih calon pimpinan dan dewan pengawas lembaga antirasuah.

"Saya kira ini hal yang bagus dan harapan KPK dari awal juga demikian, terbuka menerima saran masukan dari masyarakat sehingga harapannya tentu nanti akan banyak peminat yang ingin mendaftar," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (5/6).

Ket. Foto: Rapat Dengar Pendapat -- Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean (tengah) bersama anggota Dewas KPK Albertina Ho, Syamsuddin Haris (kanan), dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Jakarta, Rabu (5/6). Dewas KPK menyampaikan dinamika proses penanganan kasus dugaan pelanggaran etik dan fungsi pengawasan internal di KPK. — Sumber: Koran Jakarta/M Fachri

Ali mengatakan pimpinan KPK harus memiliki komitmen yang tinggi untuk memberantas korupsi dan dalam memilih calon pimpinan KPK, pansel juga harus mendengarkan masukan dari masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya.

"Pesan kami jelas, bahwa dalam pemberantasan korupsi dibutuhkan sinergi, butuh kerja sama, butuh keroyokan bersama. Bukan hanya dilakukan KPK," ujarnya.

Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa itu juga mengatakan KPK berharap pimpinan selanjutnya adalah sosok yang berintegritas dan paham dengan isu pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Harapannya tentu KPK secara kelembagaan akan mendapatkan pimpinan KPK yang kita inginkan bersama. Orang-orang yang punya integritas, orang-orang yang punya komitmen untuk memberantas korupsi dan memahami isu-isu pemberantasan korupsi dengan strateginya yang akan kemudian dijalankan," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) Yusuf Ateh menyatakan akan mendengar masukan dari berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pegiat antikorupsi, dalam melakukan seleksi capim dan dewas KPK.

Media Massa

Wakil Ketua Pansel Capim KPK, Arif Satria mengundang para pemimpin redaksi media massa sebagai representasi publik untuk mendapat masukan dan aspirasi terkait seleksi calon pimpinan dan dewan pengawas KPK periode mendatang.

"Hari ini untuk pertama kali pansel mengadakan jumpa dengan representasi publik, yaitu pemimpin-pemimpin redaksi. Saya kira ini forum yang sangat penting buat pansel untuk mendapat masukan, menyerap aspirasi," kata Arif saat ditemui di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu.

Menurut Arif, pertemuan dengan para pemimpin redaksi media massa ini menjadi motivasi bagi para anggota pansel untuk menghasilkan calon pimpinan dan dewan pengawas (dewas) KPK yang sesuai harapan publik.

"Aspirasi dari para pemimpin redaksi ini menjadi bekal bagi pansel untuk menyiapkan langkah yang sistematis, terukur dan efektif," tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Pemberitaan Media Indonesia Abdul Kohar mengatakan pertemuan media massa dengan Pansel KPK ini menjadi penting di tengah sikap skeptis yang tinggi dari masyarakat.

Kohar menjelaskan bahwa 13 pemimpin redaksi media massa yang hadir dalam pertemuan dengan Pansel KPK memberikan masukan agar pansel mampu menjaga independensi dan tidak goyah atas berbagai kemungkinan intervensi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif

BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (22/8)

Wamenko Bidang Pangan Tinjau Karhutla Kalteng, Simbol Kehadiran Pemerintah

Jangan Lupa Bawa Payung! BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Sabtu

Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran

Jangan Cuma di Rumah! Ini 5 Rekomendasi Akhir Pekan di DKI, Ada Pameran Menarik

Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)

Singasari Expo IV Tahun 2026, Momentum Perkuat UMKM & Pelestarian Budaya Badung

Garuda Pertiwi U-16 Pastikan Tiket ke Final Piala Srikandi Merdeka

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Beroperasi, Layani Operasi Warga Terdampak Gempa NTT

Sandy Walsh Nyaman Beradaptasi Bersama Persib Bandung

Rektor Unsoed Diduga Terima Rp1 Miliar, Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Maba

APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun

Syuting The Batman: Part II, Batmobile dan Glasgow Menjelma Jadi Gotham Bersalju

Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor

KPK Jelaskan Alasan Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid

Miris, KPK Ungkap Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed dan Jual Beli Kursi FPIK dan FH Jalur Mandiri

KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.