Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kriminalitas, Polres Trenggalek Bentuk Empat Satgas

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kriminalitas, Polres Trenggalek Bentuk Empat Satgas Doc: ANTARA/HO - Polres Trenggalek
Ket. Kapolres Trenggalek saat memberikan arahan dalam latihan pra operasi di ruang Rupatama Polres Trenggalek, Rabu (5/6/2204).

Trenggalek - Polres Trenggalek, Jawa Timur membentuk empat satuan tugas(Satgas untuk menjalankan Operasi Sikat Semeru 2024 dalam upaya mencegah kriminalitas di wilayahnya.

"Dalam operasi ini, ada 60 personel Polres Trenggalek yang dilibatkan. Keseluruhan terbagi dalam beberapa Satgas antara lain, Satgas Lidik, Satgas Tindak, Satgas Gakkum dan Satgas Banops," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono di Trenggalek, Rabu.

Operasi Sikat Semeru 2024 telah dimulai sejak 2 Juni, dan akan dioperasionalkan selama dua pekan atau hingga 14 Juni.

Masing-masing satgas mempunyai misi untuk memberantas ragam tindak kejahatan jalanan yang dinilai meresahkan masyarakat.

Mulai dari penanggulangan kejahatan pencurian kendaraan bermotor, street crime hingga pencurian dengan pemerasan maupun pemberatan.

"Sasarannya adalah penanggulangan kejahatan pencurian, curas, curat, curanmor, street crime, penyalahgunaan sajam,senpi,handak dan penyelundupan serta kejahatan lain yang meresahkan masyarakat," imbuhnya.

Operasi ini dilakukan dalam rangka menekan ruang gerak tindak kejahatan dan meningkatkan stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.

Untuk itu garda terdepan dalam operasi ini adalah Satreskrim dan jajaran di dukung oleh fungsi terkait lainnya.

"Kami berharap dengan operasi ini Kamtibmas Trenggalek senantiasa dalam kondisi aman dan kondusif dan masyarakat merasa aman dan nyaman beraktivitas," ujarnya.

Gathut menyampaikan petugas yang terlibat di empat Satgas dalam operasi itu bisa bertindak dengan profesional sesuai dengan standar operasional prosedur.

Mengingat operasi ini dilakukan saban tahun dan berhasil menekan angka kejahatan.

"Namun demikian, saya minta agar ada gereget. Target operasi harus tercapai. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan perbedaan antara sebelum operasi dan sesudah operasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.