Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Roadmap' Dekarbonisasi Industri Semen Diterapkan pada 2025

📅 Rabu, 05 Jun 2024, 07:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
“Roadmap' Dekarbonisasi Industri Semen Diterapkan pada 2025 Doc: ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Ket. Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti di Jakarta, Selasa. (4/6/2024).

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyusun roadmap atau peta jalan dekarbonisasi industri semen. Rencananya diimplementasikan tahun depan setelah Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin-nya) terbit. Langkah ini memacu daya saing industri semen nasional.

"Kita sangat mendorong dekarbonisasi industri semen karena sektor ini termasuk penyumbang emisi terbesar. Penerapan road map dekarbonisasi ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai net zero emmision (NZE) pada 2060," tegas Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperi, Putu Nadi Astuti dalam bincang bincang media terkait perkembangan industri semen di kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (4/6).

Dipaparkan Putu, roadmap tersebut akan diatur secara terperinci teknis penurunan emisi karbon industri semen mulai dari target dekarbonisasi secara interval waktu, hingga rencana aksi guna mewujudkan NZE .

Dia mencontohkan, penggunaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) untuk operasional industri semen ke depannya akan pelan pelan dikurangi dan digantikan dengan energi yang lebih ramah lingkungan seperti biomassa atau energi baru terbarukan (EBT) jenis lainnya.

Dipaparkan Putu Nafi, fokus strategi yang akan dimasukkan dalam roadmap tersebut yakni penurunan rasio klinker terhadap semen, peralihan ke bahan bakar alternatif, efisiensi energi, pengembangan teknologi inovatif, dan pengembangan kebijakan pemerintah yang dapat mendukung program NZE.

Namun dijelasnnya pula, meskipun peta jalan itu baru akan diterapkan pada tahun depan, namun upaya penurunan emisi dari sektor semen sudah dilakukan oleh para pelaku industri, seperti halnya melakukan efisiensi energi dengan menggunakan energi biomassa, serta pemanfaatan teknologi yang membantu dekarbonisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.