BRIN Kaji Potensi Gas Biogenik Rawa Sebagai Energi Alternatif

Sabtu, 01 Jun 2024, 10:52 WIB

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meneliti pemanfaatan gas biogenik rawa sebagai energi alternatif bagi masyarakat daerah terpencil pada pesisir sistem delta sungai besar di Indonesia.

Peneliti Pusat Riset Sumber Daya Geologi BRIN Hananto Kurnio mengatakan gas biogenik rawa dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar tanpa membangun infrastruktur jaringan gas, alat transportasi, dan mengurangi ketergantungan pada gas konvensional.

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas mengamati kobaran api dari semburan gas bumi di sumur minyak tradisional di Kabupaten Aceh Timur. — Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
"Di Kalimantan Barat, rembesan gas ke permukaan berhasil digunakan untuk menghidupkan kompor dan genset gas," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (31/5).

Sedangkan di Sidoarjo dan Pasuruan, Jawa Timur, gas bionik rawa yang terperangkap dalam sedimen kuartet bawah dasar laut serta terdapat gas termogenik belum dimanfaatkan untuk masyarakat.

Kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan kondisi pasokan gas yang relatif kecil saat ini bisa dimanfaatkan untuk rumah tangga dan moda transportasi dengan skala kecil.
"Gas bionik rawa juga ramah lingkungan dan dapat mengurangi efek rumah kaca," kata Hananto.

Di Indonesia, penelitian geologi kelautan sangat penting karena sebagian besar wilayah negara ini terdiri dari laut yang juga menyimpan sumber daya energi dan mineral.
Kepala Pusat Riset Sumber Daya Geologi BRIN Iwan Setiawan mengatakan pemanfaatan potensi gas biogenik rawa membutuhkan komitmen periset dan institusi di bidang geosains.

"Kolaborasi yang baik akan memegang posisi strategis dalam riset geologi kelautan," pungkas Iwan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.