Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Ponorogo Libatkan Pemdes Alokasikan APBDes untuk Penanganan Stunting

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Ponorogo Libatkan Pemdes Alokasikan APBDes untuk Penanganan Stunting Doc: ANTARA/HO - Prokopim Ponorogo
Ket. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko disaksikan jajajaran forkopimda, saat menandatangani piagam deklarasi komitmen pemerintah daerah dalam penanganan stunting di Ponorogo, Senin (27/5/2024).

Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur melibatkan seluruh pemerintah desa setempat untuk aktif dalam penanganan stunting menggunakan anggaran desa (APBDes) yang dikelolanya.

"Tolong para kepala desa untuk membantu penanganan stunting. Gunakan anggaran -desa- dan alokasikan mengatasi ini dengan cara yang tepat dan terukur," kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat rembug stunting dengan seluruh perangkat desa, kecamatan serta ormas se-Ponorogo di hall salah satu hotel di Kota Reog, Senin.

Ia menegaskan, penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen mulai dari tingkat yang terkecil, yakni keluarga hingga ke pemerintah daerah.

"Menyelamatkan kualitas generasi penerus dimulai sedini mungkin, yaitu bagaimana menangani kasus stunting," kata Kang Giri, panggilan akrab Bupati Sugiri.

Menurut dia, stunting bisa dicegah jika setiap calon orang tua memiliki kualitas pengetahuan yang baik.

Salah satunya yakni tidak melakukan pernikahan di usia dini, selain itu pemenuhan gizi seimbang juga perlu dilakukan ketika proses kehamilan hingga melahirkan.

"Ketika rahim belum siap mengandung karena pernikahan dini ditambah dengan pola hidup yang kurang sehat serta kurangnya gizi, maka potensi anak menjadi stunting akan lebih besar," katanya.

Karenanya Sugiri meminta kepada kepala desa untuk menyiapkan anggaran yang akan digunakan untuk mengatasi stunting dalam setiap penyusunan APBDes.

Ia tidak mau anggaran stunting digunakan untuk kegiatan yang bersifat tidak langsung.

"Anggaran untuk stunting tapi kegiatannya studi banding ke daerah lain, buat apa malah uangnya habis buat jalan jalan. Makanya kegiatan harus langsung tepat sasaran saya minta kepada kepala desa," katanya.

Pemkab Ponorogo menargetkan angka stunting tahun ini di angka empat persen atau turun lima persen dari saat ini yakni 9,3 persen.

Ia berharap semakin kecil prosentasenya akan semakin baik kualitas sumberdaya manusianya.

"Ayo semua bergerak mengatasi stunting dari berbagai perspektif, unsur dan dari berbagai lini kehidupan bersama sama menangani stunting," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.