Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Terus Gencarkan Gerakan Tanam Rumput Serempak untuk Memajukan Peternakan

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 03:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Terus Gencarkan Gerakan Tanam Rumput Serempak untuk Memajukan Peternakan Doc: ANTARA/HO-Disnak Kaltim
Ket. Kepala Disnak Kaltim Fahmi Himawan (kiri) dan tim saat melakukan gerakan menanam rumput serempak pada kunjungan ke kelompok peternak.

Samarinda - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur terus menggencarkan gerakan menanam rumput serempak dalam mendorong kemajuan sektor peternakan di provinsi yang menjadi lokasi Ibukota Negara Nusantara (IKN).

Gerakan menanam rumput serempak juga dilakukan saat melakukan kunjungan ke lokasi Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) Koperasi Berkat Mufakat Karanganyar di Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda,kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Fahmi Himawan di Samarinda, Senin.

Kunjungan ke peternakan tersebut, menurutnya bukan sekadar seremonial, melainkan diisi dengan bimbingan pengembangan korporasi ternak yang merupakan salah satu upaya konkret dalam meningkatkan kualitas pakan ternak.

Fahmibersama timnyatidak hanya menanam rumput, tetapi juga mengadakan diskusi produktif dengan para peternak setempat.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan PDKT yang baik dan rencana strategis untuk masa depan. Pihaknya akan terus melakukan kunjungan seperti ini untuk pembinaan dan pembekalan dalam mengelola PDKT.

"Saat ini kita fokus pada penanaman rumput, namun ke depannya akan ada berbagai kegiatan lain yang mendukung, seperti peningkatan kesehatan hewan, manajemen kandang, pelaporan keuangan, dan pelatihan yang akan memperkuat PDKT kita," ucap Fahmi.

Gerakan menanam rumput serempak ini diharapkannya menjadi langkah awal yang baik dalam membangun sinergi antara pelaku koperasi dan Pemerintah Provinsi. Sinergi ini dianggap krusial dalam menciptakan ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi semua pihak.

Fahmi juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah tidak akan berhenti pada kunjungan dan diskusi saja. Pihaknya jua akan menyediakan berbagai fasilitas dan bantuan teknis yang diperlukan untuk memastikan bahwa PDKT dapat berjalan dengan optimal.

'Koperasi Berkat Mufakat Karanganyar, sebagai salah satu PDKT yang dikunjungi, telah menunjukkan progres yang cukup baik," tuturnya.

Fahmi berharap, dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, koperasi ini dapat menjadi model bagi pengembangan desa korporasi ternak di Kaltim.

"Kunjungan kami ke kelompok peternak menjadi momentum pembangunan sektor peternakan di Kaltim, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kesejahteraan peternak dan kesehatan hewan," demikian Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.