Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fakultas Peternakan UGM Latih Puluhan Juru Sembelih Hewan Kurban Jelang Idul Adha

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fakultas Peternakan UGM Latih Puluhan Juru Sembelih Hewan Kurban Jelang Idul Adha Doc: ANTARA/HO-Humas UGM
Ket. Fakultas Peternakan UGM saat melatih para juru sembelih hewan jelang Idul Adha.

Yogyakarta - Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) melatih puluhan juru sembelih hewan kurban atau jagal di Daerah Istimewa Yogyakarta, menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Ketua Pelatihan Juru Sembelih Halal Fakultas Peternakan (Fapet) UGM Cuk Tri Noviandi di Yogyakarta Senin mengatakan, standardisasi jagal masih menjadi pekerjaan rumah, termasuk para jagal hewan kurban sehingga diperlukan peningkatan kompetensi.

"Masih dijumpai kasus penyembelihan tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan," katanya.

Menurut dia, masih dijumpai kasus penyembelihan hewan kurban baik di masjid maupun tempat lain yang tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan, baik dari sisi syariat atau hukum Islam, aspek higiene-sanitasi, maupun kesejahteraan hewan.

Karena itu, pelatihan tersebut digelar Fapet UGM bersama Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta, untuk menyiapkan para juru sembelih halal sesuai dengan 10 kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor: 147 tahun 2022.

Ia menambahkan, pelatihan berlangsung sebanyak empat batch, yakni 19 Mei, 26 Mei, 1 Juni, dan 9 Juni 2024.

Pada batch pertama diikuti sebanyak 40 peserta, sedangkan pada pelatihan kedua diikuti oleh 31 peserta.

Menurut dia, mereka berasal dari berbagai latar belakang mulai dari takmir masjid, jagal, pemilik rumah pemotongan ayam (RPA), dosen, hingga mahasiswa.

Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan ilmu terkait 10 kompetensi juru sembelih halal, mulai dari praktik persiapan alat dan latihan penyembelihan.

Saat memasuki sesi praktik penyembelihan, para peserta mendapatkan fasilitas pisau sembelih standar SKKNI, sarung pisau dari kulit, "sharpening steel" (honing), gloves anti sayat, hingga sertifikat pelatihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.