• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Inggris, Wilayah Pelik Bag...

Inggris, Wilayah Pelik Bagi Romawi

Senin, 27 Mei 2024, 06:25 WIB

Sejauh ini tidak ada bukti bahwa Legiun Kesembilan Romawi yang jumlahnya mencapai 5.000 orang musnah di Inggris. Lalu bagaimana dengan anggapan bahwa Legiun Kesembilan dihancurkan di suatu tempat di pinggiran timur kekaisaran Romawi?

Masalah dengan teori ini adalah tidak ada catatan bahwa Legiun Kesembilan pernah aktif di timur. Tidak ada catatan kontemporer, batu nisan, tembikar atau bahkan batu bata atau ubin yang dicap untuk mendukung hipotesis semacam itu.

Ket. Foto: — Sumber: afp/ TIZIANA FABI

"Benar, sejumlah besar tentara Romawi memang tewas di perbatasan timur pada saat Legiun Pasukan Kesembilan menghilang, namun kita tidak bisa mengatakan bahwa ada yang berasal dari Pasukan Kesembilan itu sendiri," kata dosen senior prasejarah Bournemouth University, Miles Russell.

"Kita tahu tentang hilangnya pasukan karena sejarawan Fronto, yang menulis pada tahun 160-an M, mengingatkan Kaisar Marcus Aurelius tentang tragedi masa lalu. Memang benar, ketika kakeknya, Kaisar Hadrianus memegang kekuasaan kekaisaran," kata dia.

Referensi Fronto mungkin berhubungan dengan peristiwa penting yang melibatkan hilangnya nyawa legiun secara dahsyat, jika tidak, dia pasti tidak akan menyebutkannya. Sementara keadaan di Inggris jelas buruk pada tahun-tahun awal pemerintahan Hadrianus, apalagi Inggris tidak pernah menjadi bagian yang aman dari kekaisaran Romawi. Situasi ini berbahaya, tidak menentu, dan tidak dapat diprediksi.

"Wilayah ini juga merupakan salah satu wilayah yang paling banyak demiliterisasi di dunia Romawi. Bagi para pemuda Romawi, yang sangat ingin membuktikan diri di arena perang, ini terbukti menjadi penempatan yang ideal," papar Russell.

"Masalah di Inggris jelas akut. Berkat batu nisan militer yang didedikasikan untuk Titus Pontius Sabinus dari Ferentinum di Italia, kita mengetahui bahwa elemen Legiun Ketujuh, Kedelapan, dan ke-22 yang berjumlah lebih dari 3.000 orang, dikirim dalam Ekspedisi Inggris pada awal pemerintahan Hadrianus," ucap Russell.

Hal ini merupakan pemindahan personel militer secara besar-besaran dan menunjukkan bahwa pemerintah provinsi memerlukan bala bantuan yang signifikan, mungkin untuk menekan pemberontakan besar-besaran. Hadrianus sendiri mengunjungi pulau itu pada tahun 122 M.

Untuk memadamkan pemberontakan, Kaisar Hadrianus kemudian membangun tembok untuk mengamankan batas paling utara kerajaannya dengan cara yang paling dramatis. Kaisar juga membawa serta legiun baru, Legiun Keenam, yang bertempat tinggal di York, bekas benteng Legiun Kesembilan. Penempatan kembali seperti itu menunjukkan bahwa kerugian besar personel militer yang disinggung oleh Fronto terjadi di dalam Legiun Kesembilan yang tidak beruntung.

Russell menyimpulkan sejauh ini jawaban yang paling masuk akal terhadap pertanyaan apa yang terjadi dengan Legiun Kesembilan adalah bahwa mereka berperang dan mati di Inggris, menghilang pada akhir tahun 110-an atau awal tahun 120-an, ketika provinsi tersebut berada dalam kekacauan. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.