Gunung Ibu Kembali Erupsi, Membentuk Awan Abu Vulkanik Raksasa
Senin, 27 Mei 2024, 09:22 WIBJAKARTA - Sebentuk awan abu raksasa setinggi enam kilometer terbentuk akibat peristiwa erupsi Gunung Ibu yang berlokasi di barat laut Pulau Halmahera, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.
Letusan itu terjadi dini hari tadi pukul 03.03 WIT. Hujan abu dan pasir turun sampai ke pemukiman warga dan pos pengamatan gunung api di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat.
"Setelah enam hari tidak mengalami erupsi, Gunung Ibu kembali erupsi dengan ketinggian 6.000 meter," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam laporan yang diterima di Jakarta, Senin (27/5).
Awan abu itu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Letusan tersebut tercatat melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi selama 237 detik.
Bahkan, lontaran lava pijar mencapai jarak satu kilometer dari pusat erupsi ke lereng Gunung Ibu arah barat laut sampai selatan.
Badan Geologi menerbitkan peringatan Volcano Observation Notice for Aviation (VONA) dengan kode merah untuk area Maluku Utara. Layanan VONA untuk memberitahu pilot, operator, manajer lalu-lintas udara, hingga ahli meteorologi mengenai sebaran abu vulkanik demi keamanan penerbangan.
Wafid menuturkan Gunung Ibu masih berstatus awas atau level IV terhitung sejak 16 Mei 2024 sampai hari ini.
Badan Geologi menerbitkan peringatan Volcano Observation Notice for Aviation (VONA) dengan kode merah untuk area Maluku Utara. Layanan VONA untuk memberitahu pilot, operator, manajer lalu-lintas udara, hingga ahli meteorologi mengenai sebaran abu vulkanik demi keamanan penerbangan.
Wafid menuturkan Gunung Ibu masih berstatus awas atau level IV terhitung sejak 16 Mei 2024 sampai hari ini.
Penduduk direkomendasikan untuk tidak beraktivitas di dalam radius empat kilometer dan perluasan sektoral berjarak tujuh kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
"Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya," pesan Wafid.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Prabowo Tancap Gas! Groundbreaking LNG Abadi Masela, Investasi Energi Terbesar RI Siap Ubah Indonesia Timur
-
Realisasi Investasi Jakarta Tembus Rp94,9 Triliun, Salip Jawa Barat di Semester I 2026
-
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah HUT Nagan Raya, Pemkab Sebar Sembako Harga Miring!
-
Polres Magelang Kota Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di SMP
-
Kementan Ajak Perhepi Tumbuhkan Minat Anak Muda Wirausaha Tani
-
Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar, Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah?
-
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar Indonesia pada Senin (20/7) Diguyur Hujan
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.