Ini 10 Langkah Strategis untuk Intervensi Stunting di Papua Barat

Sabtu, 25 Mei 2024, 00:03 WIB

Manokwari - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua Barat menerapkan 10 langkah strategis untuk intervensi pencegahan stunting.

Kepala BKKBN Provinsi Papua Barat Philmona Maria Yarollon di Manokwari, Jumat, mengatakan pihaknya bersama Satgas Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Provinsi Papua Barat sedang mempersiapkan intervensi serentak sebulan penuh pada Juni 2024.

"Intervensi serentak pada Juni 2024 tersebut untuk menindaklanjuti Surat Mendagri RI kepada gubernur, bupati/walikota seluruh Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, 10 langkah strategis disebut "10 Pasti". Pertama, memastikan pendataan seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita yang ada di daerahnya untuk menjadi sasaran prioritas maupun sasaran super prioritas.

Kedua, memastikan seluruh calon pengantin (catin), ibu hamil dan balita datang ke posyandu. Intervensi serentak dalam pencegahan stunting merupakan kesempatan mengoptimalkan tim pendamping keluarga yang sudah dibentuk sejak 2021, untuk menggerakkan catin, ibu hamil dan balita ke posyandu.

"Ketiga, memastikan alat antropometri yang sudah standar tersedia di posyandu. Untuk itu koordinasi dengan Dinas Kesehatan, apakah posyandu punya karena sudah diadakan oleh Kemenkes tahun kemarin dan sudah didistribusikan," ujarnya.

Langkah strategis keempat, memastikan kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran. Ditambah, memastikan penimbangan pengukuran menggunakan antropometri terstandar.

Memastikan intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi. Selanjutnya, memastikan seluruh catin, bumil dan balita mendapatkan edukasi.

"Saat ke posyandu diberi edukasi kepada ibu hamil untuk memeriksakan kandungan enam kali, mengonsumsi makanan bergizi, wajib memberi ASI eksklusif, wajib bawa balita ke posyandu, misalnya dua bulan berturut-turut badan anak tidak naik perlu diintervensi," ujarnya.

Ia mengatakan, langkah berikutnya memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) di hari yang sama.

Kemudian, memastikan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak, dan memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan.

Ia berharap, tahun ini penurunan stunting di Papua Barat dapat mencapai target nasional yaitu 14 persen.

Ia mengatakan, pada tahun 2023 dari total 70.161 keluarga di Provinsi Papua Barat, sebanyak 34,08 persen atau 23.910 keluarga merupakan keluarga beresiko stunting (KRS).

Sementara berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia, prevalensi stunting Papua Barat pada 2023 sebesar 24,8 persen atau turun 5,2 persen dari tahun sebelumnya, yakni 30 persen pada 2022.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.