Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Upaya Ini, Bandung Fokus Tingkatkan Hasil Pertanian Melalui Pemanfaatan Teknologi

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Upaya Ini, Bandung Fokus Tingkatkan Hasil Pertanian Melalui Pemanfaatan Teknologi Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kabupaten Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memfokuskan peningkatan hasil pertanian dengan memanfaatkan teknologi modern, yang memudahkan petani.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan hal itu sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman agar lebih meningkatkan kapasitas petani melalui pemanfaatan teknologi pertanian di Indonesia.

"Artinya Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung harus mempersiapkanperangkat apa saja untuk meningkatkan hasil pertanian," katanyadi Kabupaten Bandung, Jabar, Senin.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan lahan seluas 5.000 hektare sebagaidemonstration plot(demplot) untuk nantinya akan disosialisasikan kepada para petani.

Dadangpun meminta dinas terkait untuk betul-betul fokus mendorong para petani untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Apalagi, saat ini ada peningkatan harga gabah,akan naik. Ini saya apresiasi. Pemerintah sudah membuat harga eceran tertinggi di pemerintah, sehingga bisa kolaborasi dengan Bulog terkait hasil produk pertanian tersebut," katanya.

Lebih lanjut, kata dia, Pemkab Bandung mempunyai cita-cita untuk memiliki rumah yang menampung hasil produksi pertanian di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung.

"Marketnya lokal dulu. Lokal sudah terpenuhi, baru ke tingkat regional, nasional, baru ekspor. Kalau ini sudah bisa terpenuhi, kita lihat hasil produksi masing-masing," katanya.

Menurut dia, untuk mencapai peningkatan hasil produksi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, perlu adanya perbaikan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan paham digitalisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.