Sastra Masuk Kurikulum Merdeka Tingkatkan Literasi Siswa

Senin, 20 Mei 2024, 18:40 WIB

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), memasukan sastra ke dalam Kurikulum Merdeka. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan literasi siswa.

"Sastra masuk kurikulum menandai keseriusan kami dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi peserta didik yang jadi tujuan utama Merdeka Belajar," ujar Mendikbudristek, Nadiem Makarim, dalam Peluncuran Program Sastra Masuk Kurikulum, di Jakarta, Senin (20/5).

Ket. Foto: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), dalam Peluncuran Program Sastra Masuk Kurikulum, di Jakarta, Senin (20/5). — Sumber: muhamad marup

Nadiem mengatakan, sastra dalam pelajaran sudah terjadi di sebagian kelas, tapi terbatas di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pembahasannya hanya sekilas dan tidak sampai pendalaman pembacaan kritis.

Dia menyebut, berdasarkan kondisi tersebut pihaknya mendorong guru untuk memanfaatkan karya sastra yang sudah dikurasi sebagai bahan ajar berbagai mata pelajaran. Guru perlu mendampingi proses pembacaan yang dilakukan murid sehingga bisa menggali nilai karya sastra.

"Keindahan dalam literasi dan sastra adalah tidak ada jawaban yang pasti, jawabannya ada proses itu sendiri. Sehingga ini akan berdampak secara spesial pada pemikiran kritis anak-anak kita," jelasnya.

Nadiem menambahkan, karya sastra juga bisa digunakan sekolah untuk materi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan. Siswa bisa tampil membacakan karya atau pementasan dialog dari karya sastra tersebut.

"Kegiatan seperti ini akan meningkatkan kreativitas peserta didik dan membangun kepercayaan diri mereka. Saat ini kami memberikan rekomendasi buku sastra yang bisa digunakan dalam pembelajaran, karya yang dipilih itu sesuai dengan kebutuhan," ucapnya.

Proses Kurasi

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, mengungkapkan, Kurikulum Merdeka memasukan sastra ke dalam jam pelajaran di sekolah. Bentuknya adalah kokurikuler yang masuk dalam pembelajaran.

Dia menerangkan sudah ada 177 buku yang disiapkan untuk dapat dipakai di sekolah. 177 karya sastra ini mulai dari novel, cerita pendek, puisi, dan non-fiksi. "Ini menjadi panduan, yang dapat dipilih sekolah jadi tidak wajib semua buku mau diambil begitu ya," terangnya.

Penulis sastra, Eka Kurniawan dipilih sebagai kurator pemilihan buku sastra untuk jenjang Dasar hingga Menengah. Dua menerangkan proses kurasi buku ini telah dilakukan selama satu tahun terakhir.

"Ini proses yang kita kumpulkan daftar bukunya, dibantu dengan guru-guru juga berdasarkan tahun, genre, tema yang sesuai dengan masing-masing jenjang," tuturnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.