Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pacu Diversifikasi Produk Manufaktur

📅 Senin, 20 Mei 2024, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Pacu Diversifikasi Produk Manufaktur Doc: (ANTARA/HO-Kemenperin)
Ket. PT Sharp Electronics Indonesia sebagai salah satu peserta yang ikut tampil pada pameran POWER Uzbekistan 2024 di Tashkent, Uzbekistan.

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong diversifikasi produk manufaktur berteknologi tinggi guna meningkatkan ekspor barang dan jasa sektor tersebut ke pasar nontradisional, seperti kawasan Asia Tengah dan Eurosia.

"Salah satu langkah yang sedang diusung Kemenperin adalah mendorong diversifikasi produk ekspor nonkomoditas, khususnya produk manufaktur berteknologi tinggi, guna meningkatkan ekspor barang dan jasa dari sektor industri manufaktur," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika (IET) Kemenperin Priyadi Arie Nugroho di Jakarta, Sabtu (18/5).

Menurut dia salah satu strategi yang dilakukan guna memacu diversifikasi tersebut yakni dengan mengikutsertakan perusahaan industri elektronika dan telematika nasional dalam ajang POWER Uzbekistan 2024 yang diselenggarakan pada 14-16 Mei.

Hasil dari ajang tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia yang merupakan salah satu exhibitor berhasil mendapat penawaran dari perusahaan peralatan rumah tangga asal Uzbekistan, serta akan menindaklanjuti tawaran itu melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tashkent, Uzbekistan.

Dirinya menilai pameran Power Uzbekistan 2024 merupakan ajang potensial untuk memperluas akses pasar produk elektronika dan telematika Indonesia ke wilayah Asia Tengah, serta bisa menjadi pemacu agar produk manufaktur Indonesia semakin terdiversifikasi. Hal ini karena Uzbekistan dinilai penting sebagai hub perdagangan di Asia Tengah dan Eurosia.

"Power Uzbekistan 2024 merupakan acara tahunan terbesar bagi para profesional di industri energi. Tahun ini, pameran dihadiri sekitar 400 pelaku usaha dari 34 negara, dengan target lebih dari 15.000 pengunjung," kata dia.

Pada ajang POWER Uzbekistan 2024, Kemenperin melibatkan tujuh perusahaan dari industri elektronika dan telematika, industri pipa minyak bumi dan gas, industri alat ukur, dan kawasan industri.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Sharp Electronics Indonesia, PT Communication Cable Systems Indonesia, PT Sinar Baja Elektrik, Bandung Techno Park, PT Rainbow Tubulars Manufacture, PT 3S International, dan PT Indonesia Pomalaa Industry Park.

Lampaui Global

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kontribusi sektor manufaktur Indonesia berada di atas rata-rata nilai kontribusi dunia.

Menurutnya, berdasarkan data UNStats, nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia pada tahun 2021 sebesar 228 miliar dolar AS.

Pada periode tersebut, peringkat MVA Indonesia berada di atas beberapa negara, seperti Kanada, Turki, Irlandia, Brazil, Spanyol, Swiss, Thailand, dan Polandia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.