Badan Geologi Rekam Kejadian Gempa Tremor Menerus di Gunung Ile Lewotolok
Senin, 20 Mei 2024, 07:55 WIBKUPANG -Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekam kejadian gempa tremor menerus yang terjadi pada Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Itu karena adanya leleran lava," kata Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian ketika dihubungi dari Kupang, Senin (20/5).
Tremor menerus terjadi karena kegiatan vulkanik berupa gerakan magma atau leleran lava.
Rekaman tremor menerus pada Gunung Ile Lewotolok terjadi sejak adanya aliran lava ke arah baru, yakni sektor barat.
Badan Geologi juga mencatat gempa tremor menerus itu terjadi sejak 14 Mei 2024.
Stanislaus mengatakan aliran lava baru ke sektoral barat itu kini telah mencapai jarak 1,2 km.
Berdasarkan evaluasi Badan Geologi dari hasil pengamatan periode 8-15 Mei 2024, aktivitas erupsi gunung terbilang tinggi.Tingkat aktivitas gunung itu jugamasih dipertahankan pada level III atau Siaga dengan beberapa rekomendasi.
Berkaitan dengan potensi ancaman atau guguran lava, Badan Geologi meminta masyarakat, pengunjungdan wisatawan tidak memasuki dan melakukan aktivitas sejauh tiga kilometer masing-masing dalam wilayah sektoral selatan, tenggara, dan barat.
Masyarakat diingatkan indikasi masih adanya peningkatan tekanan atau stres pada tubuh gunung itu yang berkaitan dengan suplai fluida magmatik dangkal dan dalam.
Untuk itu, Badan Geologi berharap masyarakat tidak memasuki dan melakukan aktivitas dalam radius wilayah yang telah ditentukan."Waspadai potensi ancaman bahaya guguran lava dan awan panas," ucap Stanislaus.
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kupang
- Gunung Ile Lewotolok
- PVMBG
- Badan Geologi
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bantu Warga, Pemkab Bekasi Distribusikan Ribuan Paket Pangan Subsidi
-
Cuaca Ekstrem Hantam Bekasi, 27 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
-
Menteri PPPA Kunjungi Stasiun Pasar Senen
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
-
Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Indonesia Timur: Ini Progres Pembangunan Bendungan Manikin di Kupang
-
Skema Pengendalian Lalu Lintas Arus Balik Tol Semarang–Solo
-
Jakarta Sepi, Jalan Layang MBZ Mulai Melandai H-1 Lebaran, Pemudik Terakhir Menang Banyak?
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.